Pekerjaan saya yang mensyaratkan menatap layar komputer dan hobi menjelajah dunia maya menjadikan mata saya tak lagi seawas dulu. Kabur saat melihat, terkadang saya rasakan. Betul, bahwa mata yang terlalu lama terfokus pada satu obyek dalam waktu lama akan mengakibatkan gangguan mata. Padahal mata adalah jendela hati. Dari mata juga turun ke hati. Itulah pentingnya mata, kan?
Ditengarai di banyak negara yang tingkat edukasinya cukup tinggi, banyak anak-anak hingga orang dewasa menderita ‘ketidaksempurnaan’ dalam penglihatan mereka. Terlalu banyak membaca, menatap monitor dan menonton televisi.
Untunglah ada rekan kerja yang memberitahukan saya sebuah kacamata dengan lubang-lubang kecil. Gunanya untuk apa? Itulah pertanyaan saya. Jawabnya, agar mata tidak tergantung lagi pada kacamata. Intinya, memperbaiki kekuatan mata. Menghindarkannya dari myopia, hyperopia, astigmatism, and presbyopia. Semacam instrumen untuk mengoreksi salah lihat.
Nama kacamata itu ‘kacamata Bates’. Saya membelinya di salah satu Guardian di Singapura dengan harga sekitar SGD 30-an. Informasinya bisa diulik di The Bates Method – Vision therapy Eyewear. Sedangkan Wikipedia juga menguraikan tentang Bates Method ini relatif lengkap.
Namun, saya rekomendasikan cara yang lebih efektif. Hindari sesering mungkin memfokuskan mata dengan melakukan olahraga mata, yaitu dengan ‘cuci mata’. Bisa di mal, di salon atau di tempat wisata. Dan cara ini juga menyegarkan mental…
29 Juni 2009 pada 1:48 AM
apakah metode ini bisa berfungsi pada saya mengingat umur saya 27 tahun dan minus mata saya kanan dan kiri sudah > 3. Saya sangat ingin mempunyai mata yang normal tetapi saya takut untuk lasik. Terima kasih.
Yulius
Newlioskenshi@yahoo.com
30 Juni 2009 pada 2:06 AM
Metode Bates lebih cocok untuk mencegah atau mengurangi astigmatisma. Perlu dikonsultasikan dengan dokter, apa treatment yang cocok untuk mata Anda masing-masing. Maklum, kondisi mata berlainan satu dengan yang lainnya. Begitu pula dengan macam degenerasi kemampuan mata. yang jelas, metode bates masuk akal. tapi bukan solusi ajaib.