Besar – Arisan Tante
Suatu waktu, arisan tante-tante tidak seramai biasanya. Hanya ada dua anggota yang bertemu di suatu kafe ibu kota. Oleh karena hanya ada sedikit partisipan maka pembicaraannya jadi lebih intim. Lebih pribadi. Sejenis curhat (baca: curahan hati).
Tante 1 mengeluh, “Nafsu suami saya itu besar sekali, jeng. Sayang, …nya tidak sebesar nafsunya. Saya sering kecewa, loh!”
Tante 2 berkisah, “Suami saya, jeng, …nya malah termasuk gede. Kadang saya kewalahan kalau sedang … Tapi kebalikan dari suami jeng, nafsunya tidak sebesar …nya.”
Jadi ingat saya suatu pepatah lama yang selalu terngiang “besar pasak daripada tiang”. Kalau Anda adalah seorang istri, mana yang Anda pilih, jenis suami Tante 1 atau Tante 2?
Terlintas pula pemberitaan yang menghebohkan tentang seorang suami, yang kelihatannya teramat setia, tapi akhirnya poligami juga. Mungkin laki-laki ini termasuk yang “besar pasak dan tiangnya sekaligus”. Kalau istrinya (baca: teman tidur) satu saja, kan, kasihan… Itu lho suaminya si Rini yang punya akun di FS. Wacana poligami mereka bisa dilihat di blog SWTR.
9 Responses to “Besar – Arisan Tante”
Trackbacks / Pingbacks
- - 27 Mei 2007
ya gak pilih dua-duanya. Lha wong yang bisa dua-duanya juga masih banyak kok hehehe
ikutan jadi taruhan boleh ga?
@pince persik:
taruhan bagaimana? dua-duanya juga bisa kok (kata helun sexuil).
Hmmmhhhh…….
Ini memang blog buat orang dewasa…..
Keren….
Mendidik…..
Ane yakin …… yang bikin punya tujuan dan pemikiran yang cukup bagus…………
Seeeep Laaaaaaaaaaaah……
@noer:
makasih. Mendidik dan keren… mungkin tidak sampai sebagus itu. Tapi saya setuju bila ‘ada tujuan dan pemikiran’.
Bung Noer, blognya apa? Mari menge-blog…
Saya suka dengan bahasan dan topiknya, yang sangat sederhana dan umum dikalangan ibu-ibu tapi dibahasakan dengan bahasa yang indah, saya sebagai suami juga bisa mendapatkan informasi tentang dunia istri dengan lebih gamblang di sini. thanks
pengen donk ikutan…
mau dong daftar