Kaki Panjang, Angsa dan Hak Tinggi
Relasinya teramat erat. Semua perempuan ingin memiliki kaki panjang yang indah. Mengapa? Alasannya, kaki yang aduhai bisa menarik hati banyak kaum Adam. Lho, kan cuma kaki. Ah, seperti tidak tahu saja. Tidak perlu diperdebatkan.
Tentu kaki yang ideal diasumsikan seperti kaki Angsa. Bukan Bebek. Beda jauh, kan? Angsa melangkah denga cara teramat elegan. Sedangkan Bebek badannya lebih dekat ke bumi. Apalagi cara jalannya, tidak ada bagusnya. Pernah lihat perempuan berjalan seperti bebek? Begitu juga yang seperti Angsa? Mana yang lebih anggun?
Tentu bila berjalan, mata tak hanya memperhatikan tungkai kaki. Tapi juga pembalut kaki. Bila serasi, kaki tampak lebih menawan, padu padan. Terlebih kasut yang memiliki hak tinggi, pemakainya akan terlihat lebih tinggi. Makin tinggi makin indah. Pemiliknya berhak mendapatkan perhatian lebih.
Itu pun belum termasuk mitos bahwa kaki panjang memang seksi merangsang, menggairahkan di ranjang, dan sedap dipandang, namun bisa jadi orangnya jarang kerja keras dan tidak mudah punya anak. Sebaliknya, kaki ala Bebek, punya banyak anak meski ya seperti itu bentuknya. Tahu sendirilah.
Maklum, jaman sekarang orang-orang mengidolakan boneka Barbie dan terlalu terekspos iklan kecantikan di layar kaca.