Rupanya persaingan antar penyedia layanan email makin memanas. Entah itu perang menyediakan fitur terbaru, teknologi (baca: platform) tercanggih atau antar muka yang makin memanjakan mata.
Satu hal yang pasti adalah menyoal kapasitas simpan suatu email. Ulasannya dapat dibaca di sini. Bahkan ada penyedia yang menawarkan kapasitas tanpa batas seperti Yahoo! Mail dan AOL.
Paling diuntungkan tentu konsumen. Dalam bahasa pemasaran, pengguna (user). Pengguna bisa memanfaatkan email yang dimilikinya untuk menyimpan file baik itu penting atau tidak. Cukup mengirimkan email ke alamat sendiri dengan lampiran berisi file di tubuh surat. Praktis, file dapat ditemukan dan diakses sewaktu-waktu dari akun email tersebut.
Jadi, mulailah membuat cadangan data dokumen Anda dan menyalinnya ke email. Semisal: draf skripsi. Dengan begitu tak ada alasan ‘lulus lama’ karena data skripsi rusak terkena virus atau hilang karena komputer rusak.
16 Agustus 2007 pada 2:28 AM
benar juga bung… ide cerdas untuk backup data di network… aman dari virus
16 Agustus 2007 pada 5:40 AM
eh tapi kalo yahoo tiba2 bangkrut trus datanya gimana dong? hehehehheh
16 Agustus 2007 pada 11:23 AM
@adil makmur:
betul, soalnya pernah jengkel dengan virus-virus bandel.
@almas:
pertanyaan menarik. tapi yang pasti ada pemberitahuan sebelumnya. semoga tidak bangkrut. back-up di dua/tiga provider email juga bisa.
cukup pakai Cc: ke alamat email lainnya (dari provider berbeda). praktis, kan?
16 Agustus 2007 pada 2:03 PM
Iya juga ya, CC
Ide bagus..
16 Agustus 2007 pada 3:15 PM
benarkan? kata Gus Dur, “back-up aja kok repot!”