Dulu saya termasuk pelanggan setia warung internet (warnet). Menyambangi warnet yang berbeda-beda untuk mencari yang canggih sekaligus nyaman. Terutama yang baru saja dibuka. Boleh dikata, Kota Gudeg memiliki banyak warnet. Jumlahnya tak terkira.
Sayangnya, hampir semua warnet tersebut memakai MS Windows sebagai sistem operasi komputer klien. Umumnya memakai Windows XP, entah bajakan atau yang legal.
Suatu kali saya senang karena warnet langganan saya beralih ke Linux Xandros. Pengalaman baru untuk saya. Tapi warnet itu jadi tak laris dan tak lagi beroperasi.
Ada rasa senang dan penasaran saat mendengar Tentang Warnet Ubuntu. Lebih heran lagi saat mendengar tentang Warnet Mac. Warnet yang memakai Mac juga dibahas di Warnet Mac? dan Mac buat Warnet. Maklum saya sendiri termasuk pemakai Mac OS.
Tentu ada tantangan untuk mewujudkan Warnet non-Windows. Yang jelas ide tersebut menarik meski secara bisnis beresiko tinggi. Bila ada info menyoal warnet dengan sistem operasi ‘tidak umum’, silakan berbagi di papan komentar.
Saya pun masih memiliki cita-cita membuka warnet sejak pertama kali berkenalan dengan internet. Sungguh, saya selalu kangen berinternet di warnet. Terutama warnet-warnet di Kota Gudeg.
27 Oktober 2007 pada 1:26 PM
dulu saya pernah tahu dimalang ada warnet yang menggunakan mac sekitar tahun 2000-an(!!), tapi sudah lama tutup karena mungkin ga bisa bertahan…
, saat ini dimalang sudah banyak warnet yg menggunakan linux.. btw, dari hasil riset kecil2an.. ternyata OS bukanlah suatu yg mutlak, malah ditempatku banyak yg tidak tahu kalau menggunakan ubuntu
padahal cuman dengan merubah icon ff menjadi icon ie, icon xchat menjadi icon mirc
, icon gaim menjadi icon YM
dll
27 Oktober 2007 pada 5:51 PM
Wah asyik juga tuh warnet Mac.
28 Oktober 2007 pada 12:16 AM
@semua:
memang asyik ada warnet Mac.
solusi warnetubuntu dengan mengganti ikon kiranya kreatif. patut diteladani…
3 November 2007 pada 11:53 PM
Iya, saya udah coba 3 bulan pake PcLinuxOs di warnet, lumayan tanggapan pengunjung gak kalah ama OS lain, yg lebihnya anti virus, walaupun agak susah utk share data antar user, ya klo ada yg mau bantu dateng aja di jl. Parangtritis KM.6,5 Barat Kampus ISI Yogyakarta (Mozaic Internet)
4 November 2007 pada 11:10 AM
@mozaic:
thanks infonya. salut bahwa bung mozaic ini berani menggelar warnet linux di iklim yogya yang tingkat persaingan antar warnet sangat tinggi.
@pembaca semua yang tinggal di yogya, silakan kunjungi warnet tersebut. sekalian bila mau mampir lihat keindahan pantai parangtritis…
19 Februari 2008 pada 6:21 AM
Di Surabaya ada warnet pakai Apple Mac juga Mas,
pernah jajal (kebetulan belum pernah megang) masih bingung
sama GUI nya, walaupun orang sering bilang user-friendly, tapi
ya namanya Mac newbie
sampai sekarang masih ada tuh, tiap kali lewat depan warnetnya
lumayan rame kok, mungkin memang pada Mac-addict ya.