About Me dan Alias

Sebagai seorang blogger, ada pilihan untuk mencantumkan identitas diri dengan jelas atau hanya sekedar memakai alias (baca: pseudonym) di bagian halaman About Me. Pilihan bebas tanpa paksaan. Ada untung dan ada rugi. Yang pasti kebebasan mengutarakan pendapat dan mencurahkan perasaan haruslah terpenuhi.

Saat blogger memilih menyuratkan keterangan diri bahwa ‘inilah saya pemilik blog ini’ maka dipastikan blog ini memiliki nilai tersendiri dari segi validitas. Syukur-syukur kalau memang orangnya dikenal publik. Meski blog tidak harus selalu terkait dengan kehidupan nyata pemiliknya, tapi tak dipungkiri blog selalu dikait-kaitkan dengan si empunya blog oleh publik secara luas.

Salut untuk blog-blog ini Hanna, Muhshodiq, Budi Rahardjo, Priandoyo, Rovicky, Fira, Evelynpy, Asnugroho dan Dewo yang secara jelas menyebut jati diri mereka. Padahal sejak jamannya Friendster, sudah menjadi tren untuk memakai alias. Rupanya para blogger ini lebih bangga bila bisa mempertanggungjawabkan tulisan mereka. Acungan jempol untuk mereka.

Sebaliknya, banyak yang secara sadar memilih alias. Bukan, bukan kedok atau topeng naif yang munafik. Tidak selalu. Mungkin karena dengan alias seseorang bisa menulis tanpa batasan, tanpa sekat dan tanpa kerepotan menjaga nama. Seperti halnya seorang penulis yang juga dosen dengan nama alias Lewis Carroll yang menulis Alice’s Adventures in Wonderland.

Banyak blogger berasal dari wartawan suratkabar, dosen, pengusaha atau pun bekerja di profesi yang rawan konflik kepentingan. Ruang gerak mereka akan terbatasi untuk berkreasi bila harus memajang jati diri. Ada etika di dunia nyata yang mengharuskan mereka mafhum untuk memakai nama alias. Pernah mendengar blogger yang juga politisi? Seyogyanya kita bersama bisa memahami pilihan ini. Hormati keputusan itu.

Bagaimana pun, identitas yang berlaku di dunia maya tentulah identitas maya. Bisa dikaitkan dengan identitas di dunia nyata bila itu yang dikehendaki. Bisa juga berupa alter ego sebagai pemenuhan ruang jiwa. Asal bisa ikut mewarnai dan meramaikan blogosphere, kita sepakat untuk menerimanya sebagai sesama warga di ranah maya. Tentu dengan mengikuti etika dan  peraturan blogosphere yang berlaku dan tidak neko-neko.

Mari bersama mengisi lembaran masing-masing dan biarkan pembaca menikmati kata-kata tanpa prasangka. Juga saling mengunjungi dan berkomentar dengan benar. Bukankah lebih baik bila pengguna internet lebih memilih bacaan di blog kita daripada memelototi gambar Miyabi tanpa busana.

About these ads

3 thoughts on “About Me dan Alias

  1. drt 11 November 2007 / 8:58 AM

    Salam kenal bung. Sebenarnya selain apa yang anda tuliskan di atas, saya pikir alasan yang cukup penting adalah data pribadi itu bisa disalahgunakan seperti yang baru saja saya postkan di blog saya.

  2. munggur 11 November 2007 / 1:10 PM

    betul bung drt, data yang ada bisa dimanipulasi. apalagi sekarang ini banyak orang yang betul-betul pintar berkomputer makin banyak tapi etika makin berkurang.

    salam kenal juga. makasih sudah mampir dan bertandang kemari.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s