Mengaduk-aduk Email Lama

4 Mei 2008

Barusan saja saya melihat-lihat apa saja yang ada di archive email saya. Barangkali ada yang belum terbaca, tak terbalas karena sudah terburu lupa atau pun menemukan hal menarik yang tertimbun oleh pesan-pesan email yang lain.

Dan email-email lama pun bermunculan. Ada alamat dan pesan yang lampau dari teman dan keluarga. Teringat saya untuk mendaftar siapa saja kontak yang saya punyai. Sejenis ngumpulke balung pisah.

Lalu, segera beberapa pesan email saya ketik dan kirimkan. Isinya sederhana. Tanya ‘apa kabar’. Berharap beberapa masih ingat kepada saya dan tak menganggap email saya sebagai spam atau email tak berkonteks yang menyimpan pertanyaan tumben kirim email.

Aduk-aduklah email lama Anda. Banyak kenangan, lintasan peristiwa dan juga teman-teman lama beserta keluarga besar. Siapa tahu, teman yang hilang kabar bisa tersambung kembali.

3 Tanggapan ke “Mengaduk-aduk Email Lama”

  1. atakeo Berkata

    Saya mampir lagi di blog ini. Kita sudah lama kenal. Tetapi namanya dunia maya, gampang buyar. Beda dengan kopi darat ada rasa dan kenangannya. Salam. Deo Gratias

  2. munggur Berkata

    setuju, bung. salam juga, Deo Gratias. makasih sudah meluangkan waktu berkunjung ke Munggur.

  3. alhakim Berkata

    sayang… email lama ku dah kepenuhan denga spam (2000 an) lalu buat baru lagi… padahal alamat email teman lama banyak di email dulu…

    Btw, emang kita perlu bongkar2 barang lama termasuk email :)


Tinggalkan Balasan