Miss Universe 2008 yang diselenggarakan di Nha Trang, Khanh Hoa, Vietnam akan sampai finalnya pada hari Minggu tanggal 13. Publik dunia pun menyambutnya. Akan ada satu orang yang terpilih sebagai wanita terhebat sedunia. Siapakah dia? Silakan tebak-tebak sesuai pilihan pribadi masing-masing.
Saya percaya bahwa latar belakang para gadis yang cantik-cantik tersebut memang benar-benar bagus. Masuk kualifikasi. Pintar berbahasa asing. Mengenal negeri mereka dengan baik. Menjadi duta bangsa.
Hanya saja tak habis pikir mengapa mereka harus tampil seksi dengan balutan bikini. Coba saja cek di situs resmi Miss Universe. Ada tautan untuk melihat tampilan para wanita yang memiliki brain dan segudang talenta. Dan ternyata mereka ditampilkan dalam pose menantang dan seksi. Saya tak menampik bahwa saya sebagai lelaki menyukainya. Anda?
Toh, akhirnya jadi seperti kontes daging indah. Bila memang seperti itu, tak perlu diberi embel-embel talenta yang lain. Asal paling cantik dan paling seksi, sah-sah saja untuk menjadi wanita tercantik sejagad. Bukankah lebih pantas bila dipisahkan antara konsep wanita cantik seksi dengan wanita berbakat dan bertalenta? Lebih jelas alasan diadakannya kontes.
Bukannya saya menentang acara tersebut. Netral-netral saja. Hanya saja ada yang aneh saat melihat wanita berbakat tersebut melenggak-lenggok dengan balutan kain minim sembari memperlihatkan sensualitas mereka. Untuk apa? Tak ada kaitannya langsung dengan brain, beauty and behaviour.
13 Juli 2008 pada 2:25 PM
Daging enak,idup lagi.Ga ada manfaatnya.
13 Juli 2008 pada 5:04 PM
Menurut saya ‘brain’ dan ‘behavior’ itu cuma formalitas tambahan saja, supaya penyelenggaranya nggak terlalu dikritik kaum feminis dan supaya pangsa pasarnya bisa diperluas ke orang-orang yang (merasa) lebih terpelajar. Coba aja liat situsnya: yang ditonjolkan kan foto-foto melulu. Nggak ada CV atau resume yang menunjukkan apa pendidikan, prestasi (yang tidak terkait dengan modelling atau kontes miss/putri2an), atau pekerjaan mereka sebelum ini.
Dan apa yang mereka lakukan setelah menang Miss Universe? Jalan-jalan jadi ‘duta’. Perkara public relations belaka. Atau malah jadi model iklan atau pemainsinetron. Mana yang berprestasi di bidang olahraga, iptek, sastra, atau musik? Setahu saya sih nggak ada.
Saya tidak mengecam penyelenggaraan Miss Universe. Saya hanya menertawakan klaim mereka yang berlebihan…
14 Juli 2008 pada 4:07 PM
konsep brain, behaviour, and beauty ditambah bitch gmn? kan sama tuh ama yg jual daging mentah di lokalisasi
15 Juli 2008 pada 10:25 PM
hehehehhe