Parlok

Nama makanan? Nama binatang? Bukan, justru akronim tersebut terlahir dalam rangka menyambut Pemilihan Umum 2009. Parlok merupakan kependekan dari ‘partai lokal’.

Parlok? Ya, benar. Bukan hanya partai nasional saja yang boleh menunjukkan taring di arena pesta demokrasi. Namun, partai lokal ini hanya ada di Serambi Mekkah yang memang menganut hukum Islam.

Ada enam parlok di Aceh. Coba baca artikel bertajuk Ini Dia Enam Parlok Aceh. Tak perlu mempertanyakan kualitas mereka, toh, mereka memang baru saja mulai membentuk partai lokal tersebut.

Semoga saja 6 parlok tersebut dapat menampung sekaligus merealisasikan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Tak hanya mengumbar janji kosong yang membuat rakyat bengong melihat wakil rakyat yang sombong, pintar omong dan tukang bohong.

Kita lihat saja aksi dari parlok tersebut. Apakah benar adanya parlok bisa membuat kehidupan dan kesejahteraan rakyat meningkat? Waktu kan membuktikannya.

Tags: ,

About these ads

Tentang munggur

Somebody that born in Yogya and live at Singapore. Love Yogya so much. Addicted to internet and blogging.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: