Kupu-kupu Malam Terpaksa Puasa

Tak ada seorang pun kupu-kupu malam penghias senja hari yang meranggas yang dulu saat kecil bercita-cita menjadi penjaja cinta. Mereka ‘bekerja’ karena terpaksa. Jalan keluar pun susah mereka temukan terlebih saat masyarakat sudah menyandangkan stigma negatif kepada mereka. Jalan buntu. toh, bila mereka mampu pastilah sudah meninggalkan ‘bisnis lendir’ tersebut.

Dan bulan puasa sudah datang. Para wanita penghibur lelaki hidung belang pun terpaksa menutup atau mengurangi aktivitas mereka. Jika tak mau menuruti ‘gerakan penyadaran moral sebulan penuh’ maka mereka bisa masuk bui atau dimaki-maki oleh para pemuka agama. Alhasil, tak ada pemasukan untuk mengganjal perut mereka. Puasa karena terpaksa. Seperti yang tertulis di artikel Kupu-kupu Malam Masih Terbang.

Sama-sama puasa tapi lain cerita. Mereka yang berpuasa mampu menyediakan sajian nikmat halal nan lezat. Saat berbuka puasa pastilah kenyang. Jauh dari mereka para wanita yang posisinya sudah tersudutkan dan terbuang dari masyarakat, benar-benar tak makan bila tak ada uang.

Bukan maksud saya membela salah satu pihak. Hanya saja, apa tak terpikirkan untuk membantu ‘mereka yang dianggap kotor’ ini. ‘Membersihkan’ eksistensi mereka tentu tak menyelesaikan masalah. Kesannya, hanya memoles moral belaka tanpa membantu mereka menemukan solusi lebih baik.

Toh, puasa berarti melawan godaan dan nafsu. Bila memang sungguh-sungguh disiplin menjalankan puasa tentu tak akan iman runtuh bila ada wanita seksi telanjang bulat di depan mata sekalipun. Puasa tak berarti menghindarkan ‘godaan’ sejauh-jauhnya dari hadapan. apalagi bila ‘godaan’ itu perlu cari makan agar dapur mereka mengepul dan tak terpaksa puasa. Bukannya puasa harusnya datang dari panggilan nurani?

Tags: ,

Nike+ 10K dan Penguin

Setelah hari Minggu kemarin mengikuti lomba lari Nike+ 10K, yang pertama kali bagi saya, dan meminum segelas kopi yang membuat saya tak bisa tidur nyenyak hingga pagi ini; alhasil saya pun berjalan bak penguin. Tertatih-tatih dan tak lebih cepat jalannya dibanding kakek-kakek.

Tak bisa tidur dan kelelahan, bisa dipastikan saya akan jatuh tertidur tak lama lagi… Padahal saya ngantor. Apa boleh buat? Yang penting senang karena sudah mencapai garis Finish.