Jalan-jalan dan Tukar Uang

Makan, berbelanja dan membayar ongkos layanan tentu mengharuskan adanya alat tukar berupa uang. Umumnya masih menggunakan lembaran uang kertas atau pun kepingan koin; meskipun uang plastik sudah jamak digunakan.

Begitu juga saat melancong, uang mutlak dibawa dalam jumlah yang cukup. Terlebih bila jalan-jalan ke negeri manca, uang yang legal dan valid dipakai di tempat tujuan haruslah dipahami dan dibawa. Bila kurang boleh jadi memunculkan kerepotan hingga pengalaman tragis. Mulai dari tak bisa membeli buah tangan untuk sanak-keluarga hingga kelaparan di perjalanan.

Menukar uang akan lebih bijak bila dilakukan sebelum tiba di tempat yang dituju. Memang benar bahwa money changer terdapat di bandara, terminal dan tempat-tempat wisata, hanya saja umumnya nilai tukarnya tak terlalu menguntungkan. Terlebih ada kemungkinan, money changer tersebut tak beroperasi di hari libur atau di pagi/malam hari. Tak bisa tukar uang sama saja tak bisa ‘bertahan hidup’.

Rencanakan jumlahan uang yang hendak dibawa melancong. Hitung perkiraan total biaya yang bakal dikeluarkan ditambah dengan dana cadangan. Saya sendiri menyebut dana cadangan sebagai dana darurat. Bila sisa karena tak terpakai, barulah boleh dipakai sebagai tambahan belanja. Lebih bijak lagi bila dibawa pulang lalu ditukarkan kembali ke mata uang negeri sendiri.

Dan jalan-jalan ke Genting akhir minggu lalu membuat saya terhenyak. Ternyata sebagian dari rombongan seperjalanan belum menukarkan SGD ke MYR. Hanya melongo mengetahui peristiwa unik tersebut. Jalan-jalan tanpa uang negeri tujuan? Akhirnya, saya pun menjadi money changer mobile sehingga tak ada yang kelaparan dan tak membawa buah tangan dari Negeri Jiran.

Tags: , , ,

Jalan-jalan ke Genting

Pernah mendengar tentang Genting? Pernah ke sana? Genting mengingatkan saya pada Kaliurang yang terletak di sebelah Utara Yogyakarta. Hawa dingin nan sejuk merupakan garis merahnya. Sama-sama berkabut. Hanya saja, Genting terletak di atas bukit sedangkan Kaliurang berada di kaki Gunung Merapi.

Dan akhir minggu lalu saya berjalan-jalan ke Genting, suatu dataran tinggi dekat Kuala Lumpur di Negeri Jiran. Cukup menarik. Ada banyak hal yang saya peroleh dari sana. Baik dari pengalaman travelling, pemikiran yang muncul mendadak saat mengalami sesuatu, sedikit asupan adrenalin, asyiknya mempelajari tempat yang baru dan bersenang-senang dengan teman-teman seperjalanan.

Jalan-jalan ke Genting tentu tak bisa dikatakan travelling dalam artian sesungguhnya. Mungkin karena jaraknya yang relatif dekat dari domisili saya di Negeri Merlion atau pun mudahnya mencapai highland tersebut. Lumayan sebagai pengisi waktu di akhir pekan.

Jalan-jalan ke Genting dari tanggal 5 – 7 September 2008 menambah lembaran pengalaman jalan-jalan saya. Lumayan bisa dijadikan bahan cerita untuk anak dan cucu.

Tags:

Green Wikia

Gerakan hijau rupanya makin menjamur. Kesadaran warga dunia untuk menjaga planet biru ini rupanya makin meningkat. Makin banyak yang sadar, makin besar dan efektif usaha untuk ‘menghijaukan’ Bumi. Kesadaran kolektif yang berasal dari kesadaran tiap individu yang aktif menyebarluaskan kesadaran tersebut.

Salah satu usaha untuk mensosialisasikan kesadaran untuk menjaga Bumi tetap hijau adalah melalui wahana komunikasi masal. Dan Green Wikia merupakan salah satu tempat untuk berbagi dan membagi informasi mengenai problema lingkungan dan solusi mengatasinya. Coba tengok Pernyataan Misi Green Wikia.

So, ikut menjaga hijaunya Bumi bisa dilakukan dengan berkontribusi menyebarkan wacana mengenai gerakan hijau.

Tags:

Ulang Tahun ayofoto.com

Selamat untuk ayofoto.com yang merayakan usianya yang genap 3 tahun pada tanggal 9 September ini. Salut untuk anak bangsa yang mampu menghadirkan layanan berbagi foto yang sanggup bersaing di ranah maya.

Banyak yang meragukan kemampuan para pengusaha dan pelaku teknologi informasi di tanah air. Namun, fakta memaparkan bahwa TI di negeri kita tak kalah dengan pelaku dari negeri manca. Memang ada banyak kendala yang merupakan tantangan tersendiri tapi tentu bukan alasan untuk menyerah kalah.

Mari bersama-sama membangun atmosfer kondusif bagi perkembangan dan pengembangan dunia TI di negeri sendiri. aa

Tags: