Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Itulah yang saya pikirkan akhir-akhir ini. Dirundung sial yang kompak menyambangi saya satu demi satu. Belum kelar menangani satu kesialan, kesialan yang lainnya tak mau antre. Datang menyelonong begitu saja. Sampai dalam hati saya berteriak ‘give me a break‘.

Padahal sebenarnya kesialan itu hanya berupa beban kehidupan yang seharusnya dipilah satu demi satu, lalu ditindaklanjut dengan sebaik-baiknya. Waktu, tenaga dan pikiran memang harus dialokasikan untuk membereskan segala ‘kesialan’ tersebut.

Bahkan kalau dibilang sial, tentu tak sesial mereka yang menjadi korban perang di Gaza, manusia yang mirip tengkorak karena tak bisa mengasup makanan di Darfur atau pun mereka yang tertimpa bencana alam.

Ya, sudah jatuh tertimpa tangga. Dan semua terjadi di awal tahun. Tentu ada rasa khawatir apakah ini hanya terjadi di bulan pertama tahun ini atau terjadi sepanjang tahun ini. Semoga segala hal membaik dengan begitu saya tak lagi menulis posting ‘suram‘ seperti ini lagi.

About these ads

Tentang munggur

Somebody that born in Yogya and live at Singapore. Love Yogya so much. Addicted to internet and blogging.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: