Hari tidur sedunia dirayakan tahun ini pada tanggal 20 Maret 2009. Tak bercanda. Sungguh-sungguh ada. Buktinya silakan cek di World Sleep Day.
Sebagian orang mungkin berpikir bahwa perihal tidur tak menjadi masalah. Padahal sekarang ini nyatanya semakin banyak penderita susah tidur. Insomnia dan macam-macam gangguan tidur lainnya. Jamak kita dengar dari sanak saudara dan handai-taulan bahwa mereka frustasi karena tidur menjadi tak mudah lagi.
Bahkan, ditengarai bisnis yang menawarkan solusi tidur menjadi marak. Entah itu jualan tempat tidur yang ergonomis, obat-obatan semacam pil tidur atau praktek relaksasi agar si pasien bisa tidur nyenyak.
Kemampuan tidur sebenarnya bisa dilatih kembali. Semisal, menutup laptop bila sudah menjelang malam, memindahkan televisi dari ruang tidur atau olahraga sore-sore yang manjur menghadirkan rasa mengantuk.
Mungkin yang paling jos adalah teman tidur. Dibelai-belai, dininabobokan dan dipeluk. Asyiknya bagi yang orang yang sudah membina mahligai rumah tangga. Tidur jadi lebih lelap.
“Asyiknya bagi yang orang yang sudah membina mahligai rumah tangga. Tidur jadi lebih lelap.” Mosok… sok ngerti wae…. lha wong malah ‘sibuk’ kok lelap piye to?