Pilpres dan Jin

6 Juli 2009

Tak mampu saya berkomentar saat membaca artikel bertajuk Berharap Pilpres Lancar, Ratusan Jin Dikerahkan. Pilpres berada di ranah dunia politik. Sedangkan pasukan jin yang tak kasat mata tinggal di tataran dunia lain. Lalu, apa hubungan pilpres dengan kehadiran jin? Bagaimana ini bisa terjadi di jaman Blackberry dan netbook.

Bila makhluk dunia lain membantu pilpres manusia apakah berarti manusia bisa membantu ‘pemilu’ di dunia para jin? Aneh-aneh saja. Tak logis. Bisa jadi mereka yang ‘halus’ ini disalahkan ketika ada kotak suara yang raib dengan ajaib ke alam gaib. Bagaimana KPU bisa bertindak? Justru merepotkan.

Pilpres hendaknya hanya melibatkan manusia yang termasuk dalam kategori warga negara Indonesia. Pihak asing, asal tak campur-tangan, tentu boleh ikut mengawasi agar meminimalkan kecurangan yang mungkin terjadi.

Yang dibutuhkan adalah kesadaran mensukseskan pesta demokrasi. Jadi para jin tak perlu disibukkan. Biarkan mereka mengerjakan tugas mereka di dunia lain. Mereka juga boleh menjadi lakon antagonis atau cameo di film-film horor produksi tanah air. Tapi jangan sampai mereka ikut-ikutan melenggang di panggung demokrasi. Cape deh, kan serem.

Tinggalkan Balasan