Seberapa cepat Anda mampu membaca buku? Mungkin kecepatan tak lagi menjadi masalah. Tapi bagaimana dengan volume membaca Anda?
Pertanyaan tersebut muncul kala saya mendapati bahwa meskipun saya mampu membaca dengan cepat tapi tak lagi mampu mencerap volume baca sebanyak dulu.
Berbagai artikel bisa saya cerap dengan mudah. Sebaliknya, buku yang tebal tak lagi bisa saya nikmati. Tersengal-sengal rasanya. Baru bagian intro saja pun sudah tertatih-tatih.
Dugaan saya, hal ini dikarenakan tingkat konsentrasi berkurang banyak. Tak dipungkiri, kita terekspos dengan informasi pendek-pendek. SMS, email, artikel berita singkat dan tentu berbagai tayangan interaktif visual terpotong-potong.
Ya, sore ini saya mencoba membaca ebook Teori Darwin. Mulai membaca lalu minat tiba-tiba hilang. Sungguh, kebiasaan membaca buku sudah terabaikan. Bagaimana dengan Anda, apakah masih mampu menuntaskan buku bacaan?
26 September 2009 pada 2:55 PM
Kayaknya sebahagian dari nikmat yang diberikan Allah sudah mulai ditarik-Nya kembali bang. Selamat Idul Fitri ya . walau sudah terlambat. Mohon aaf lahir bathin. salam
26 September 2009 pada 4:02 PM
baca buku enaknya sambil makan coklat. apalagi kalo coklatnya
26 September 2009 pada 4:07 PM
baca buku enaknya sambil makan coklat. apalagi kalo coklatnya dari singapore….wkwkwk…
btw makasih ya mas ti2pan coklatnya kmren, maknyuss bgt. org serumah suka sekaliiii… kata bang hot dan mbak sisca sering2 aja kirimnya..hehehe…..ditunggu kiriman berikutnya. wkwkwkk…… GBU.
30 September 2009 pada 1:22 PM
@lisa: enjoy the book and the chocolate, ya…