Tak dipungkiri, terkadang terasa bila hidup ini tak mudah. Kerasnya kehidupan memiliki lika-liku yang mampu mematahkan semangat. Ada rasa capai, marah, frustasi dan putus asa yang ditimbulkan. Menyerah?
Tentu tidak. Sejelek-jeleknya kondisi hidup, toh, masih ada kebaikan yang membantu memikul beratnya beban. Tak perlu jauh-jauh. Tergantung orangnya, seseorang bisa mengudap penganan yang enak. Membagi beban dengan meluangkan waktu bersama teman. Atau, boleh jadi, merasakan pijatan di panti pijat.
Dengan begitu hidup menjadi tak seberat yang sebenarnya. Ada sedikit kelegaan, ada ketenangan. Hal seperti ini penting agar manusia tak menjadi ‘binatang buas’ karena tertempa kesulitan hidup. Menjadi manusia yang manusiawi.
Seperti halnya perjalanan seorang kelana di padang gurun. Letih yang terasa bisa terkurangi atau hilang saat mampir sebentar di tepi oasis. Tentu, bila perjalanan itu adalah kehidupan, perlu sesekali mampir ke oasis kehidupan.
Jadi, Anda sedang lelah dan berbeban berat? Mampir dulu di oasis yang menentramkan bagi Anda…
setuju… bila tak ada oasis sang pengembara yang letih dan ditempa keras, keringnya gurun kehidupan, dahaga ditempa panasnya perjuangan, takkan sanggup teruskan peziarahan kehidupan.
Dengan sejenak mereguk segarnya oase, sekejap menyegarkan pandang dan harapan… meruaklah energi yang baru.. kerinduan dan kegairahan perjalanan pun dapat diteruskan…