Tiga lelaki dan satu perempuan sedang duduk di bangku halte bis.
Lelaki pertama yang berpakaian rapi ala kantoran kelihatan sedang sibuk membaca imel demi imel di BlackBerry-nya. Dia menoleh kala pemuda tanggung yang menggenggam iPhone iseng berceloteh kepadanya, "Hey man, kasian lu, BB lu ga bisa buat ngegame ya. Serius banget baca imelnya. You don’t have life, man. What kind of life, dihabisin buat baca imel doang.
Sang lelaki pertama hanya bisa sewot. Apa boleh buat karena memang itu faktanya. Dan sang pemuda tanggung kembali asyik memainkan game balap mobil dengan menggoyang-goyangkan iPhone-nya. Sembari sesekali mengupdate Facebook dan Twitter. Seru rupanya. Ada kesan bahwa sang pemuda pemilik iPhone memunyai more interesting life dibanding pemilik BlackBerry tadi.
Tiba-tiba, lelaki ketiga, yang sedari tadi tak sengaja mencuri dengar celetukan lelaki kedua yang ‘mengolok-olok’ lelaki pertama, melepaskan pelukannya dari perempuan cantik seksi di sebelahnya. "Hey guys, kalian berdua ini sama saja. Ga ada bedanya. Ngapain sibuk terus sama BB dan iPhone. Get a real life, man!" Setelah itu, sang lelaki ketiga ini kembali melanjutkan memeluk perempuan di sebelahnya. Asyik bercumbu-rayu. Tentu tanpa gangguan gadget yang bisa bikin disconnecting people.
Omong-omong, Anda termasuk lelaki yang mana, pertama, kedua atau yang ketiga? Well, apapun hapenya, get a real life, man! Hidup itu terlalu berharga untuk dihabiskan semata bersama dan untuk gadget.
20 November 2009 pada 10:59 PM
heheh yg jelas ak pgn punya cowok yg ketiga hehehe
22 November 2009 pada 11:20 AM
aha, apakah berarti cowok2 yg kemarin hobi pake BB/iPhone hingga kurang perhatian jadinya?