Kali ini para tante berkumpul untuk terakhir kalinya sebelum ganti tahun tiba. The last gathering before the new year. Kira-kira begitulah. Mendekati tahun baru, tentu ‘bahan diskusi’ tak jauh-jauh dari tema ‘barang baru’. Termasuk memamerkan hadiah tahun baru dari suami mereka masing-masing.
Tante 1 membuka perbincangan, "Saya dapat tas LV baru dari suami saya di tahun baru. Kalau jeng-jeng ini dapat barang baru apa?" Ucapannya yang sombong tentu merangsang tante yang lain untuk unjuk gigi. Tak mau kalah heboh. Ada gengsi yang dipertaruhkan.
Tante 2 menjawab sembari setengah pamer, "Kalo gue dapat BlackBerry baru. Biar bisa imel-imelan dengan laki gue." Tante 3 juga tak mau kalah dan dengan spontan menunjukkan kalung baru yang melingkari lehernya.
"Lebih asyik punyaku dong. Ranjang baru, bo…", celetuk Tante 4 yang disambut dengan senyuman tante-tante yang lain. Sambungnya setengah bertanya ke Tante 5, "Kok, jeng diam saja. Dapat apa, jeng?"
"Kalian-kalian ini beruntung, lho. Dapat yang baru-baru dari hubby-hubby kalian. Dibanding saya yang punya hubby ga bener, selingkuh gara-gara Facebook", akunya sambil menunduk. Tapi kemudian mendongakkan wajahnya yang tiba-tiba jadi cerah, "Jadi ya saya putuskan untuk cerai saja. Semoga saja tahun baru dapat suami baru."
Sejenak terpana, para tante kemudian tertawa bersama-sama sambil bertepuk tangan. Jawaban Tante 5 memang heboh. Tak dapat barang baru, ya cari ‘barang baru’. Optimis dan realistis ketimbang tragis. Boleh juga…
RSS