Bijak Memilih Pesawat Dalam Traveling
Mengenaskan. Itu yang terlintas kala mendengar berita penundaan pesawat Lion Air yang baru saja terjadi. Tanpa ada alasan yang jelas beserta konfirmasi dari penyedia layanan udara tersebut, penumpang terlantar, menjadi marah dan berujung aksi anarki.
Yang jelas jadwal perjalanan terganggu. Bisa jadi di antara penumpang tersebut ada yang hendak melancong. Terbayang indahnya tempat tujuan. Lalu tiba-tiba memudar karena waktu perjalanan terdiskon dengan jadwal terbang yang kacau. Terlebih lagi kalau gagal terbang sama sekali.
Penerbangan mewah atau berbiaya murah tak menjamin pesawat terbang tepat sesuai jadwal. Namun kredibilitas maskapi yang menjadi garansi lancarnya penerbangan. Sejauh ini, saya pikir AirAsia, ANA dan SIA mampu terbang tanpa penundaan. Sedangkan Garuda memang tak jauh dari istilah ‘telat’.
Keramahan kru kabin juga membuat perjalanan menjadi nyaman atau sebaliknya seperti di neraka. Untuk urusan pramugari, United Airlines paling tidak ramah dan diskriminatif. Sedangkan ANA paling sopan dan tulus. AirAsia juga termasuk ramah.
Fasilitas pesawat bagi saya tak begitu penting. Antar maskapai kualitasnya tak jauh berbeda. Tentu kita berbicara kelas ekonomi, bukan kelas bisnis yang tak pernah saya rasakan. Kecuali bila Anda menempuh penerbangan long-haul, saya sarankan untuk memilih maskapai dengan pesawat berbadan lebar dan baru. Qatar Airlines merupakan favorit saya untuk saat ini.
Selamat memesan tiket pesawat Anda dengan seksama dan selamat menikmati penerbangan Anda!