Tumpul dan Buntu

Siang tadi rupanya saya menemukan diri saya tercenung sewaktu hendak menulis artikel pendek. Buntu. Jalan pikiran tak menemukan alurnya. Tumpul. Otak pun ikut membeku.

Untung saya sudah membilang sanggup membuat artikel pendek tersebut. Jadilah garis mati menjadi pendorong untuk terus menulis.

Memang selesai dan terkirim sudah. Hanya saja ada perasaan tak nyaman kala menyadari bahwa jemari tak lincah menuangkan ide membentuk kata dan kalimat. Terpaku tak berdaya.

Kata orang itu namanya writer’s block. Rupanya tak sering menulis di blog ini menjadikan saya tak lancar berkata-kata.

Pernahkah Anda mengalami hal yang sama?

Tentang munggur

Somebody that born in Yogya and live at Singapore. Love Yogya so much. Addicted to internet and blogging.

2 responses to “Tumpul dan Buntu

  1. luar biasa, itu akibat dari tidak biasa menjadi biasa..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya.

Blog Stats Munggur

  • 509,010 kunjungan

kategori postingan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.