Beda jauh. Memiliki rasa percaya diri. Berbanding terbalik dengan tak memunyainya. Segalanya indah, cepat dan lancar bila diri sendiri percaya akan kemampuan pribadi.
Sebanding pula dengan bila hanya ada rasa bimbang. Ragu yang membuat kaku. Semuanya terlihat tak meyakinkan. Melangkah tak semangat. Hanya gontai sambil menyeret asa.
Bila ada yang membuat pil percaya diri, pastilah laris manis. Tiap menelan satu butirnya bisa memberi asupan percaya hingga insan manusia yang tadinya loyo tanpa semangat bisa bernas dan beringas.
Sayangnya tak ada pil macam itu. Adanya hanya berbagai reaksi kimia di dalam otak dan tubuh. Menyatu dengan jiwa. Takaran tak sempurna menjadikan naik turunnya rasa percaya diri.
Tiba-tiba jadi ingat dengan obat PeDe nomor satu tempo dahulu. Rexona.
i hope so…tapi sayangnya rexona ngga bisa ditelen ya..:(
Hahaha klimaks banget di bagian rexona!!!