Bosan

Pernah merasa bosan itu wajar. Justru bila kita sampai mengucapkan ekspresi seperti ‘Aduh, aku lagi bosan banget deh!’, itu sinyal yang positif bahwa kita sedang membutuhkan solusi supaya bisa keluar dari kondisi yang jenuh dan menjemukan. Sinyal yang harus ditanggapi dan bisa dipakai untuk mulai melakukan perubahan. Malah berbahaya bila kita tak pernah tahu bahwa sesuatu yang kita lakukan tersebut sangat membosankan.

Bosan terjadi di mana-mana. Bosan dengan kerjaan di kantor, dengan kehidupan di rumah, relasi dengan orang-orang yang berkaitan dengan diri kita, pikiran yang itu-itu saja atau pun suatu kondisi dalam liku hidup ini. Bosan sendiri bisa berupa kenyataan atau terbentuk dari cara kita memandang sesuatu.

Untuk mengatasi bosan, tentu seseorang harus menyadari apa
penyebabnya. Lalu mencari perubahan atau solusinya. Bila bosan di rumah, cukup luangkan lebih banyak waktu di luar rumah. Bila bosan dengan kondisi rumah, mungkin terjadi karena tatanan rumah yang begitu-begitu saja. Mengubah letak barang-barang bisa jadi membuat rumah menjadi menarik kembali. Bagaimana kalau bosan dengan suatu relasi, nah itu bisa diatasi dengan melakukan aktivitas yang lebih variatif yang boleh jadi membuat relasi makin lebih hidup.

Kebanyakan orang berpikir bahwa bosan bisa diatasi dengan cara radikal. Pindah tempat bekerja. Berelasi dengan orang yang baru. Pindah rumah. Jalan-jalan ke kota lain. Hanya saja bosan masih saja betah tinggal di pikiran. Boleh jadi faktor kebosanan timbul dari diri sendiri. Solusinya lebih tepat bila cara pandang yang diubah. Toh bekerja di kantor yang sama, tinggal di rumah yang itu-itu saja atau menjalin relasi dengan orang lain bertahun-tahun bisa jadi tak lagi membosankan bila sudah menemukan ‘cara melihat’ yang berbeda. Tak lagi membosankan.

Bila Anda merasa bosan saat ini, silakan tuangkan perasaan tersebut di kolom komentar. Sebutkan sesuatu yang membosankan bagi Anda saat ini. Tambahkan pula apa yang Anda pikir menjadi penyebab kebosanan tersebut.

Tentang munggur

Somebody that born in Yogya and live at Singapore. Love Yogya so much. Addicted to internet and blogging.

Ditulis dalam artikel

Permalink 1 Komentar

One response to “Bosan

  1. itulah bosan.. bosan ya bosan..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya.

Blog Stats Munggur

  • 509,010 kunjungan

kategori postingan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.