In Time, Saat Waktu Menjadi Mata Uang

Film ini menggambarkan suasana di masa depan ketika manusia bisa menghentikan proses penuaan. Hidup abadi. Untuk mencegah kelebihan populasi yang berimbas pada kurangnya sumber daya, diciptakanlah sistem untuk mengatur jumlah manusia. Sistem ini menggunakan ‘waktu’ sebagai mata uangnya.

Waktu menjadi alat tukar jasa dan barang. Semisal, untuk naik bis, seseorang harus membayar 2 jam waktu hidupnya. Yang miskin waktu, boleh jadi tak bisa hidup lama. Sedangkan yang kaya raya mampu hidup puluhan tahun hingga lebih dari seratus tahun.

Manusia pun bisa saling bertransaksi hanya dengan bersalaman satu sama lain untuk mentransfer waktunya. Didapati pula ‘penjaga waktu’ yang mirip dengan polisi dan ada Minute Man yang mencuri waktu orang lain hingga orang tersebut menemui ajalnya karena waktu hidupnya habis.

Film In Time ini cukup menghibur sebagai tontonan. Namun bila Anda mengikuti beberapa percakapannya, boleh jadi film ini bisa menjadi bahan refleksi. Apa yang akan kita lakukan bila kita mengetahui bahwa rentang waktu hidup kita sedemikian pendek, semisal kurang dari satu tahun? Boleh jadi seorang insan manusia akan mengeluh bahwa dirinya tidak memiliki cukup waktu seperti lagu If I Only Had Time. Mungkin juga manusia akan menggunakan waktunya sebaik-baiknya.

Sebaliknya apa yang akan kita rasakan dan lakukan bila kita memiliki kesempatan untuk hidup beratus tahun? Seperti Vampire atau Highlander yang lama-lama bosan hidup karena terlalu lama hidup?

Yang jelas film ini memberikan ‘tamparan’ bagi saya pribadi. Meski tak tahu berapa lama rentang hidup saya, yang sementara ini sudah melewat sepertiga abad, toh masih saja saya suka malas-malasan dan membuang waktu untuk hal yang tak berguna. Juga sering alpa untuk memberi waktu bagi orang-orang yang berarti bagi saya.

Tentang munggur

Somebody that born in Yogya and live at Singapore. Love Yogya so much. Addicted to internet and blogging.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

kicauan

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya.

Blog Stats Munggur

  • 508,993 kunjungan

kategori postingan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.