Arsip | ucapan RSS for this section

Pemilu 9 April 2009

Hari ini diadakan pemilihan umum di seantero dunia. Tentu memilih caleg dan parpol baik warga negara yang ada di dalam negeri maupun mereka yang berdomisili di luar negeri. Namun, yang pasti, banyak warga negara yang meramaikan pemilu legislatif yang berlangsung pada hari ini melalui postingan-postingan di blog masing-masing. Ya, warga negara yang sekaligus netizen tukang ngeblog.

Silakan ulik pencarian blog dengan kata kunci pemilu 2009 dan contreng. Cukup banyak tulisan-tulisan yang unik. Menggambarkan situasi, mengekspresikan opini dan juga turut serta berkomentar secara cerdas maupun asal-asalan. Bahkan, tak jarang ditemui blog yang menyuarakan partai dan kandidat tertentu. Toh, sudah jamak bila ada tokoh politik yang ngeblog.

Bagaimana dengan Anda, apakah turut serta mengisi lembaran-lembaran blog dengan warna-warni pemilu? Bila tak punya blog, tentu masih bisa berpendapat dengan meramaikan papan komentar yang ada di masing-masing postingan.

Selamat mengikuti pesta demokrasi! Contreng atau tak mencontreng, semoga demokrasi tetap tegak berdiri. Hmm, tegak seperti … Ah, jadinya malah melantur. Silakan pikir sendiri.

Paman

Di Indonesia, kita mengenal kata paman dengan banyak sebutannya. Seperti om, paklik dan pakde. Masing-masing daerah juga memiliki cara penyebutannya yang berbeda-beda.

Dan kala sepupu saya melahirkan bayi minggu lalu maka saya sudah pantas disebut om. Semata karena sudah memiliki keponakan. Padahal saya masih muda.

Rasanya sedikit risih bila dipanggil om bilamana saya bertemu keponakan saya tersebut. Tak nyaman karena tentu ada banyak sanak keluarga dan teman-teman yang akan bertanya ‘lalu kamu kapan punya anak sendiri?’

Tak penting bagi saya sebutan tersebut. Ada rasa turut bahagia kala salah seorang sepupu sudah berhasil memiliki momongan. Rumah tangganya lebih berwarna.

Selamat untuk Elora yang lahir tanggal 15 Januari 2009. Tentu masih terbilang shio Monyet Api. Coba lahir beberapa hari lebih lama, pastilah bershio Sapi Tanah. Tepat dengan datangnya Imlek 2560.

Tahun Baru Imlek 2560

2560. Ya, itu benar. Bahkan akan kurang tepat bila menyebutnya Imlek 2009. Meskipun tahun baru dengan kalender lunisolar Tionghoa tersebut terjadi tepat di tahun Masehi 2009, namun lebih tepat bila menyebutnya dengan penanggalan 2560.

Bila ingin mengetahui sejarah penanggalan tersebut, silakan membaca Imlek – Wikipedia. Namun lebih menarik memperhatikan apa yang akan Anda temui di perayaan tahun baru, yang sering disebut juga dengan terminologi Sin Tjia, yang jatuh pada tanggal 26 Januari 2009, menurut penanggalan Masehi.

Coba perhatikan apakah ada kue keranjang, barongsai, kembang api, kuaci, angpau dan lampion di sekitar Anda. Tak lupa, ada juga Kue Mangkok dan Siu Mi, mie panjang umur.

Yang pasti acara-acara meriah akan ada di Klenteng dan Vihara. Yang dibarengi dengan acara bersilahturahmi antar sanak keluarga dan handai taulan. Oleh karena itu, tak heran, banyak rumah-rumah yang dibersihkan dan direnovasi. Agar hoki datang dengan lancar dan pantas saat dikunjungi.

Semoga di Tahun Sapi Tanah, segenap makhluk terhindar dari malapetaka dan hidup dengan damai. Selamat menikmati Imlek 2560!

2009

Sebentar lagi tahun 2009. Apakah Anda sudah punya kalender 2009? Apakah Anda juga sudah memiliki buku agenda baru yang siap untuk diisi dengan rencana-rencana ke depan?

Saya sendiri tak terlalu peduli dengan hingar-bingar perayaan Tahun Baru 2009. Di rumah saja. Menonton tv dan online. Sembari menyembuhkan flu yang muncul karena lelah berlibur di Yogya.

Banyak orang membilang akan intropeksi yang terkadang menimbulkan penyesalan ketimbang menyadari kelemahan dan kekurangan. Sebagian membuat resolusi yang umumnya kandas di tengah jalan atau pun terlupa tanpa disadari.

Malahan ada pula yang melakukan hal-hal fantastis kala detik-detik pergantian tahun. Aktivitas klise semacam menahan nafas setahun, berciuman setahun atau pun berkonvoi hingga menimbulkan kemacetan, bahkan tak jarang kecelakaan.

Terserah masing-masing orang untuk menyikapi tanggal 31 Desember 2008 berubah menjadi 1 Januari 2009. Yang pasti besok pagi, saya akan menelepon nenek di Yogya. Beliau besok berulangtahun.

Selamat Tahun Baru 2009 :)

Tags:

Emoticarolers

Lucu juga Emoticarolers yang barusan saya coba. Persembahan berupa lantunan musik Natal yang dapat dikirimkan ke keluarga, teman dan handai taulan melalui imel, messenger atau pun disematkan di blog.

Dan ini merupakan Emoticarolers untuk Anda yang merayakan Hari Natal dan kebetulan mampir ke blog ini.

Natal

Natal identik dengan pulang kampung bagi saya. Tak terkecuali liburan Natal kali ini. Harus, saya harus merayakan Natal di Kota Gudeg, kota kelahiran saya. Saya sudah amat kangen dengan kota itu.

Nanti malam hendak saya sempatkan untuk mengemas barang-barang yang ingin saya bawa pulang. Ada beberapa titipan, kado dan juga beberapa baju yang sekiranya sudah usang untuk dibawa pulang.

Pikiran saya sekarang hanya dipenuhi dengan keinginan mudik. Untuk Anda yang sedang mencari sesuap nasi di perantauan, Anda juga pulang kampung Natal ini?

Untuk yang merayakan Natal, “Selamat Hari Natal 2008 dan Tahun Baru 2008″.

Lebaran dan Mudik 2008

Banyak dari teman-teman saya menanyakan apakah saya akan mudik di bulan September atau Oktober ini. Tidak merupakan jawaban saya. Alasannya, saya memang selalu menyempatkan pulang ke kampung halaman tiap Maret dan Desember saja. Lagipula, jumlah cuti saya sudah tak mencukup lagi.

Menarik untuk mendengarkan rekan-rekan yang turut-serta jutaan manusia lainnya yang memendam rasa rindu pada kampung halaman. Tentu untuk berkangen-kangenan dengan sanak-keluarga dan handai-taulan.

Namun, suasana Lebaran dan mudik benar-benar tak terasa di Negeri Merlion ini. Yang saya tahu, besok ada libur satu hari. Tak lebih dan tak kurang. Tak ada lainnya.

Untuk yang berlebaran, Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri. Dan bagi semua yang mudik, hati-hati di jalan, orang yang Anda sayangi menunggu kehadiran kalian.

Untuk saya, ini lebaran untuk kali kedua di negeri rantau…

Tags: ,

Perayaan Pernikahan Kolega

Ada alasan mengapa tiba-tiba ada Lasagna yang tampak di kubikel kolega hari ini. Rupanya, istrinya membuatkan makanan tradisional Italia tersebut untuk dibawa ke kantor dalam rangka perayaan tahun pertama pernikahan mereka. Romantis. Layak dicontoh.

Mereka menikah tanggal 7 di bulan ke-tujuh di tahun 2007. Dan hari ini memang setahun mereka mengayuh biduk keluarga bersama. Istimewanya lagi, istrinya sedang mengandung bakal anak pertama mereka. Tak lama lagi, pastilah si jabang bayi akan mengenal dunia.

Hmm… Jadi teringat saya akan impian saya. Membina rumah tangga. Terima kasih atas Lasagna buatan wifey-nya yang mengingatkan saya untuk memikirkan tentang masa depan.

Kapan ya saya bisa mulai menapaki ‘lembaran hidup baru’ seperti itu? Hal seperti ini kadang mengganjal di hati dan benak saya. Ada kerinduan seperti itu yang muncul dan membuat my feeling glooming so blue.

Proficiat untuk teman saya. Dan saya pun menyantap Lasagna pelan-pelan sembari blogging dan sedikit termangu-mangu…

Wikimania 2008

Wikipedia, ensiklopedi terbuka online, mampu menyediakan suatu kumpulan ilmu pengetahuan dan wawasan masif karena kerelaan para kontributor Wikipedia. Saling berbagi. Tentu termasuk memberikan waktu, tenaga dan pemikiran.

Dan pada bulan Juli tanggal 17-19 2008 ini, akan diadakan Wikimania 2008 berlokasi di Alexandria, Mesir. Menarik disimak bilamana Wikimania, konferensi reguler bagi para Wikipedian yang datang dari seluruh penjuru dunia, diselenggarakan di Library of Alexandria yang baru. Maklum, perpustakaan ini memang termashyur namanya sebagai tempat koleksi ilmu pengetahuan sejak jaman baheula.

Semoga pertemuan para Wikipedian berjalan dengan lancar dengan terobosan-terobosan baru dalam mengembangkan koleksi wawasan dunia. Anda pun dapat ikut berpartisipasi dengan menyematkan banner Wikimania 2008.


Tags:

PON XVII Kalimantan Timur

Terus terang, ada Olimpiade di benak saya. Lumayan menarik untuk diikuti. Terlupa dengan hajatan nasional bernama PON yang akan diselenggarakan tanggal 5 – 17 Juli 2008. Mulai besok.

Apakah ini berarti kegiatan skala internasional selalu mengundang perhatian lebih besar daripada skala nasional atau pun lokal?

Semoga saja penyelenggaraan PON XVII berjalan dengan lancar. Mengasah bibit-bibit berbakat dalam berbagai cabang olahraga. Tambah giat, tambah semangat terlepas dari alpanya perhatian pemerintah pusat.

Para atlet nasional, selamat bertanding dan merebutkan piala. Bukan untuk kebanggaan daerah tapi murni karena perhormatan terhadap sportivitas olahraga.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.