Mencoba Layout Baru WP

Lebaran sudah kelar, begitu juga liburan. Banyak hal baru, semisal baju baru, sepatu baru dan potongan rambut baru hingga yang lebih esensial seperti semangat baru dan hidup baru.

Tetapi hari ini, saya teramat sangat mengganti layout blog ini. Supaya kelihatan fresh. Sedikit bingung karena WP menghadirkan pilihan layout template yang bagus-bagus.

Layout coklat ini adalah pilihan saya hari ini. Lebih kompak, enak dibaca dan nyaman untuk mata.

Layout baru, selamat datang…..

Pencurian Bank dengan Strategi – resensi film

Pencurian Bank dengan Strategi

Kelewat sering penonton film disuguhi dengan aksi perampokan bank yang brutal. Sekelompok penjahat memegang senapan besar yang tak ragu menembak sandera namun selalu kalah dengan tim S.W.A.T, polisi jagoan atau pahlawan pembela kebenaran. Klise.

Tidak sama dengan Inside Man yang diwarnai dengan akting Denzel Washington dan Jodie Foster. Berbeda pula dengan Firewall yang dilakoni oleh Harrison Ford.

Film pertama menunjukkan bahwa ide kelewat gila bisa membuat polisi kewalahan menghadapi empat anggota perampok dengan senjata mainan. Saking tenangnya perampok itu menghadapi situasi penyanderaan yang kritis, mereka tak sedikit pun membunuh sandera. Bahkan di akhir cerita mereka bisa melenggang keluar dari pintu bank tanpa di-dor oleh polisi. Tak tertangkap hingga kasus ditutup.

Penonton pasti penasaran bagaimana cara mereka untuk mengelabui polisi. Anda sudah menonton? Kalau belum, saya janji Anda akan “ingin tahu” cara mereka. Sebagai tambahan pemanis cerita, ada intrik lain yang terjadi di sela perampokan yang menyingkap rahasia puluhan tahun.

Film kedua mempertontonkan sekelompok “perampok cerdas” dengan keahlian membobol sistem perbankan lewat kecanggihan komputasi. Uang tidak diambil secara konvensional dengan tangan berpeluh keringat tapi dipindahtangankan sekejap mata dari ribuan akun bank. Wah, pasti menghebohkan.

Sayangnya, kematangan rencana harus berhadapan dengan “sang penjaga bank” yang hendak menyelamatkan keluarganya dari tangan penjahat berotak tersebut. Salah satu berhasil mencapai tujuannya, siapakah yang menang?

Terdapat benang merah yang sama dari dua film di atas yaitu bahwa aksi curi, terlepas dari aspek moral, bisa dilakukan dengan 1001 cara. Rupanya mereka menerapkan slogan yang saya juga suka “Think Different“. Namun begitu, pencuri ya tetap pencuri.

ps: Ketika menuliskan resensi ini saya justru ingin menonton film aksi curi lainnya yang berjudul Italian Job – yang mirip dengan Ocean Eleven.

Artikel ini disunting di dan di-publish dari Google Docs & Spreadsheets.

Performancing – Blog Editor untuk firefox

Seraya mengunduh dan mencoba Firefox yang sudah diperbarui, versi 2.0, sekalian saja saya unduh dan pasang Performancingadd-ons untuk Firefox.

Fungsinya jelas sebagai blog editor. Saya coba untuk memperbarui posting di blog ini. Ternyata mudah, sederhana dan memudahkan. Add-ons yang berfungsi dengan baik, tidak rewel. Gratis lagi.

Untuk Anda yang selalu setia menggunakan browser Firefox, saya rekomendasikan Performancing untuk aktivitas menge-blog.

Cara mendapatkannya pun mudah. Tinggal klik Tools > Add-ons > cari Performancing > instal.

ps: Dengan Performancing, kita bisa menyunting ulang (re-edit) blog yang sudah terpajang di blog WordPress.

powered by performancing firefox

Takbiran, Sahur dan Lebaran

Rindu saya untuk mendengar sahutan sahur tiap pagi yang membangunkan banyak orang. Yang sayangnya tahun ini kurang berkumandang. Makin banyak orang malas, mungkin, atau sudah banyak orang yang punya HP dengan alarm.

Kangen saya dengan takbiran di mana bocah-bocah kecil membunyikan tetabuhan dan bersuara sampai serak untuk mengulang baris refrain yang sama berulang-ulang. Namun, tahun ini perbedaan hari Lebaran antara saudara-saudara Muslim membuat banyak insan ragu-ragu dan malu-malu untuk bertakbir. Tak heran takbir juga kurang meriah.

Justru lebih meriah acara mudik, berbagi parsel dan wira-wiri ke mal. Yah, apa boleh buat ketika makna sudah berubah dan esensi mulai terlupa.

Lebaran buat saya adalah tradisi yang menyenangkan dan ditunggu. Terlepas dari beda keyakinan, batas wilayah, tak seragamnya etnis dan hal sepele yang kadang diributkan.

Hanya sayang, Lebaran kali ini tak serame yang biasanya.

powered by performancing firefox

Firefox 2.0

Tanggal 24 Oktober adalah salah satu hari yang saya nantikan kedatangannya. Bukan, bukan hanya Lebaran yang menyenangkan kala liburan yang diisi dengan canda tawa keluarga dan beragam macam makanan enak.

Namun, juga release Firefox 2.0 yang katanya lebih yahud daripada versi sebelumnya. Sekilas lebih rapi dan cepat. Rasanya lebih aman dan sistematis.

Sementara itu dulu karena belum mencoba fitur yang lain-lainnya.

update blog dari Performancing add-ons untuk Firefox.

powered by performancing firefox

Sepatu, Bau dan Ikhlas

Beberapa hari ini, sepatu mewarnai kehidupan saya. Instrumen sepele yang diinjak tiap hari agar tak menginjak hal lain.

Sepatu kulit memang menawan asalkan tidak menimbulkan bau. Namun, beberapa hari ini bau sepatu tak kunjung hilang dari dalam sepatu saya. Menyengat lebih tepatnya. Tentu harus ada upaya untuk menyingkirkannya supaya saya tak tersingkir dari kehidupan sosial.

Beberapa perlakuan sudah saya coba. Pertama, mengisi sepatu dengan setengah lusin kapur barus tapi bau lebih kentara. Kedua, memanasi dengan lilin malah sedikit gosong. Ketiga, dengan menyemprot pengharum ruangan meski tak ada gunanya. Terakhir, saya menjemurnya di bawah teriknya sang surya.

Percobaan terakhir tak pernah saya ketahui hasil akhinya. Maklum, ada orang yang mengambilnya saat 3 pasang sepatu tersebut dijemur. Entah, mengapa saya justru langsung merasa ikhlas. Ternyata ada insan yang tak kuat finansial membeli sepatu untuk berlebaran. Entah dipakai hingga lebih bermartabat atau dijual uangnya untuk mudik. Jadi, hitung-hitung derma, syukur-syukur dapat pahala.

Justru saya sedikit menyesal mengapa saya alpa menyertakan tali sepatu ketika menjemurnya. Sayang kan bila dia harus repot membelinya.

Berkahnya, saya justru membeli sepatu baru sore harinya meskipun tak berencana Lebaran ini memperbarui sepatu.Jadi deh Lebaran dengan sepatu baru.

Sepatu oh sepatu…

Menyoal Tidur

Tidur adalah aktivitas yang mudah. Hanya berbaring dan menutup kelopak mata. Beruntung kalau mimpi indah, sebaliknya buntung jika mimpi buruk. Hasil tidur pasti terlihat kala bangun. Segar atau justru pegal-pegal.

Namun, sebagian orang justru punya persoalan dengan tidur. Masing-masing punya pertanyaan dan mempertanyakan hal yang berbeda. Mau tahu?

Balita
Bagaimana caranya tidur tengkurap? Mengapa sulit sekali.

Anak 5-10 tahun
Mengapa saya harus tidur sebelum jam 10 tiap malamnya?

Anak baru puber
Mengapa saya selalu “mimpi basah”?

Anak perawan yang sedang mulai mekar
Mengapa saya tidak boleh tidur dengan jejaka? Apa salahnya?

Lelaki jejaka ting-ting
Bagaimana rasanya tidur dengan perempuan ya?

Pasangan yang baru menikah
Aduh, gimana ya acara “tidur” ntar malam?

Teman-teman para mempelai berdua
Eh, mereka “tidur” atau tidur?

Seorang buaya darat
Malam ini enaknya tidur dengan siapa, ya?

Seorang kupu-kupu malam
Siapa ya yang mau berangkat tidur sama-sama dan bangun tidur sama-sama tiap harinya denganku?

Seorang istri “jablai
Bagaimana ya rasanya kehangatan suami saat tidur bersamanya? Sudah lupa, tuh!

Istri seorang laki-laki impoten
Mengapa ketika saya mau tidur dengannya, burungnya justru “tidur”?

Istri seorang laki-laki hiperseksual
Mengapa selalu “burungnya” bangun justru┬áketika saya mau tidur?

Sepasang kakek-nenek tua renta
Apakah kekasih saya akan bangun keesokan harinya dari tidur malam ini?

Seorang penderita insomnia
Mengapa saya tidak bisa tidur-tidur juga, ya?

Seorang satpam
Bagaimana ya caranya sipaya tidak tertidur dan dimarahi bos?

Seorang penonton opera
Mengapa saya selalu ketiduran bila menikmati opera?

Seorang istri pencemburu
Malam kemarin kamu tidur dengan siapa?

Sepasang suami istri yang baru saja punya bayi
Kapan ya si buyung tidur sehingga kita bisa tidur dan “tidur’?

Benar, kan? Tidur tidak selamanya mudah. Bahkan murah!