Kematian – Arisan Tante

Kali ini arisan para tante tergolong gloomy. Berita kematian menjadi omongan mereka kali ini. Mereka mencoba saling memberi rasa simpati kepada satu sama lain.

Tante 1 memberi curhat pertama, “Saya khawatir sama anak saya. Seharian nangis karena kelincinya mati pagi ini. Sulit lho mendiamkan anak saya. Ya, gimana lagi.”

Tante 2 pun menyahut, “Gak jauh beda dengan mertua saya. Ikan Arwananya mati gara-garanya dia lupa memberi makan klangenannya itu pas liburan kemarin. Eh, saking sedihnya, mertua saya jadi ikut-ikutan tidak nafsu makan. Jadi, ikut khawatir kalo…”

Tante 3 menambahi, “Sama dong. Burung laki gue juga barusan aja mati.”

Tante 4 kontan menimpali sambil senyum-senyum, “Maksudnya, burung di sarung atau yang di sangkar?”

Atmosfer yang tadinya mengharu biru kontan berubah total. Tawa lepas pun terdengar. Ya, dalam suasana apa pun ternyata selalu ada ceria dan tawa yang mewarnai arisan tante. Sedikit tawa sudah cukup ampuh untuk membasuh rasa sedih.

Iklan

3 Replies to “Kematian – Arisan Tante”

  1. Tante 4 kontan menimpali sambil senyum-senyum, “Maksudnya, burung di sarung atau yang di sangkar?”
    <—— Tapi ternyata komen dari Tante 4 belum juga terjawab kan?! Jawab dolo dunk…. huehehehe…. :P

    *salam kenal*

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s