Legowo

Artinya lebih kurang menerima dengan lapang dada dan tulus. Namun, sikap legowo ini tak mudah. Umumnya, ada rasa emosional yang tinggi bila kalah. Uring-uringan dan protes. Memang mudah tak kalah. Namun hendaknya kekalahan dilihat sebagai pemacu untuk perbaikan diri.

Coba lihat pertarungan di arena sepakbola, lapangan tenis dan padang golf. Semakin besar arena yang digelar, tampak kebesaran hati para olahragawan tersebut. Menang dan kalah sudah menjadi makanan mereka sehari-hari. MU pernah menang, pun pernah kalah. Maria Sharapova dan Tiger Wood pun juga tak selalu menang. Legowo dan hebatnya mereka lebih semangat di pertandingan berikutnya. Ada perbaikan kualitas. Ada kemajuan.

Rupa-rupanya berbeda dengan panggung politik. Semua melihat dengan jelas siapa saja yang dari dulu susah untuk legowo. Selalu saja ada pihak yang sibuk mengungkit-ungkit kecurangan, kesalahan dan ketidakadilan. Sudahlah. Kalah bukan akhir semuanya. Tetap buktikan komitmen dan bantuan pada para pemilihnya tanpa harus menjadi pamong praja dan penguasa. Kecuali bila ‘simpati kepada rakyat’ hanya sebatas manipulasi dan promosi politik belaka.

Legowo dan tetap berkarya untuk rakyat bagi para kandidat wapres dan cawapres yang belum memenangi Pilpres 2009. Meski kalah, segala janji dan kontrak politik masih ditunggu kenyataannya oleh para pendukungnya. Buktikan.

Tentu tak perlu dibuktikan bila segala janji manis tersebut hanya sebatas omong kosong senyaring tong kosong bolong.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s