Sejarah, Kolonialisasi dan Berandai-andai

Tadi sore bersama beberapa kawan ramai membicarakan dan berandai-andai tentang sejarah negara-negara di Asia Tenggara. Inti pembicaraannya sepele. Apa yang terjadi bila para kolonial atau interaksi dengan bangsa lain tak pernah datang ke Asia Tenggara?

Bila pedagang Arab tak pernah berdagang hingga ke Asia, tentu Kerajaan Sriwijaya yang berdasar Hindu – Buddha akan tetap berjaya. Menguasai wilayah luas dari ujung Thailand hingga setengah Filipina. Lain cerita pula bila para penjelajah Eropa tak hendak mencari India yang akhirnya malah berebutan menjajah negara-negara Asia. Tak ada Spanish East Indies (sekarang Filipina), tak muncul istilah Netherlands East Indies(dulunya Indonesia), Malaysia sebagai negara anggota Persemakmuran Inggris dan French Indochina (Vietnam kini).

Bila pun penjajahan koloni masih terjadi, serangan Negara Matahari Terbit sanggup mengubah sejarah secara besar-besaran. Asia Tenggara bakal disebut sebagai wilayah Kekaisaran Jepang Raya. Tentu bila bom atom tak pernah jatuh di negeri tersebut.

Sekarang? Negara-negara Asia Tenggara sudah merdeka. Hanya saja mungkin belum terbebas dari kolonialisasi ekonomi negara Barat, Jepang atau bahkan China. Lihat, berapa banyak penguasaan asing terhadap sumber daya bangsa tanpa harus mengambil dengan paksa secara militer. Bahkan, negara tetangga pun mulai mengambil alih aset bangsa sedikit demi sedikit.

Memang sejarah yang sudah tertoreh di lembaran waktu tak mungkin diulang lagi dan kemudian diubah. Sudah terjadi. Justru yang penting adalah masa depan yang belum ditapaki. Masih ada kesempatan untuk mengubah keberadaan bangsa ini. Dimanakah kita akan melangkah? Itu yang penting kita pikirkan. Mari bangun bangsa ini agar tak terjajah negara lain.

Iklan

One Reply to “Sejarah, Kolonialisasi dan Berandai-andai”

  1. “Bila pedagang Arab tak pernah berdagang hingga ke Asia, tentu Kerajaan Sriwijaya yang berdasar Hindu – Buddha akan tetap berjaya.”
    Dan kita sekarang sedang bekerja di dalam negeri. Gak perlu ngantri di MOM ataupun ICA hanya sekedar sebuah Chop!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s