Mbah Surip dan Eksploitasi Seniman

Ramai dibicarakan bahwasannya Mbah Surip meninggal karena kecapaian pentas di mana-mana. Ada dugaan eksploitasi. Masih juga disisipi dengan keuntungan royalti yang katanya persentasenya lebih kecil dibanding yang ‘dimakan’ oleh operator selular. Ada kesimpulan dangkal bahwa Mbah Surip menjadi korban eksploitasi kapitalisme. Benarkah?

Mbah Surip memang musisi yang mencengangkan, patut dihargai. Hanya saja sebagai seorang musisi seharusnya dia membaca kontrak dengan seksama. Juga menjadi haknya untuk meminta istirahat bila dirasa terlalu capai. Semua sudah tertuang di surat perjanjian, hitam di atas putih, sudah pula ditandangani. Ada kesepakatan di sana. Toh, tanpa adanya pihak yang mengorbitkan popularitasnya, mungkin kita tak akan mengenal sosok Mbah Surip dan karya-karyanya yang menghibur dan jenaka.

Saya tak hendak membela pihak yang menjadi partner Mbah Surip. Hanya saja saya menyayangkan apabila para musisi menjadikan dirinya ‘budak’ hanya karena tak mau menyempatkan waktu memahami isi kontrak. Toh, sesuai kesepakatan para musisi mendapat imbalan material dan popularitas.

Mungkin juga, Mbah Surip terkenal terlalu cepat. Tak sempat menyesesuaikan dirinya dengan ekspos infotainment dan jurnalis dunia hiburan. Tak pula siap dengan elu-elu dari banyak penggemarnya. Boleh jadi, penggemar Mbah Suriplah yang ‘membunuhnya’. Mengharapkannya tampil menghibur mereka di tengah kerasnya kehidupan.

Tapi apa lacur, Mbah Surip, Michael Jackson dan musisi populer lainnya bisa kandas karena tak siap secara mental. Hancur karena kesuksesan yang mereka raih. What a waste… Kesia-siaan semata. Tapi paling tidak, "Sekali berarti sesudah itu mati!", kata Chairil Anwar. Terima kasih Mbah Surip, karyamu sudah sempat menghibur jiwa para pendengarmu. Selamat jalan, Mbah Surip!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s