Tiran

Saat melihat-lihat judul film yang tayang saat ini, saya tertegun dengan film berjudul Tiran. Kalau Tiren (Mati Kemaren) saya tahu itu. Saya penasaran apakah Tiran ini sama dengan Tiren.

Ternyata Tiran berarti Mati di Ranjang. Terkakak saya waktu membacanya. Rupanya ini film Dewi Persik dengan Indra L. Bruggman. Kelihatannya film ini tak beda dengan film horor komedi lainnya. Ada lucu-lucunya, dibungkus dengan kejadian menyeramkan dan diwarnai adegan syur di sana-sini.

Seperti dugaan semua orang, ranjang digunakan sebagai inti cerita. Sudah tentu ada adegan ranjang. Entah itu mati di ranjang, sesuai judulnya. Atau kegiatan lainnya yang biasa dilakukan di atas tempat pembaringan tersebut. Tentu selain tidur nyenyak.

Tak tertarik saya menontonnya. Begitu juga jutaan penonton di tanah air. Sudah jenuh melihat film tak bermutu seperti ini. Tapi bagaimana pun film seperti ini masih saja disukai oleh jutaan penonton lainnya. Toh, bioskopnya ramai kalau ada film dengan judul serupa seperti ini.

Bila ada penghargaan Film Terpuji di tanah air, bagaimana kalau diadakan ajang pemilihan Film Tak Terpuji seperti Golden Raspberry Awards (Razzies)? Pasti juri-jurinya akan kesulitan menemukan film yang paling tak terpuji setiap tahunnya di tanah air. Menurut Anda, film-film Indonesia apa yang bisa digolongkan dalam film tak terpuji?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s