Perjalanan ke Negeri Atap Dunia

Senang saat salah satu impian terwujud. Setelah dua kali gagal, akhirnya berhasil menapakkan kaki di Tibet, Negeri Atap Dunia. Setelah tertunda selama dua tahun, dapat juga saya menikmati hari-hari di sana. Bukan sebagai petualang, hanya turis yang bergantung pada pemandu wisata.

Berangkat dari bandara Changi tanggal 23 Mei dan kembali ke Changi tanggal 31 May 2010. Banyak yang berpikir saya melewati Nepal atau Kathmandu untuk menuju Lhasa, ibukota Tibet. Padahal saya transit di bandara Chengdu kemudian ke Xining. Setelah 2 malam, lalu menempuh perjalanan ke darat dengan China Tibet Train melalui jalur kereta api Qingzang yang memakan waktu 24 jam. Sampailah di Lhasa, sedikit menjelajah Xigatse dan pulang melalui pesawat dari bandara Lhasa untuk transit di Chengdu dan akhirnya sampai di bandara Changi.

Ada banyak hal yang mengagumkan seperti kontur alamnya yang serba ekstrim. Bukit bebatuan menjulang tinggi. Ada yang diselinuti salju abadi, ada juga yang terbungkus pasir. Gulungan awan yang sepertinya tak jauh dari jangkauan tangan. Selain itu tentu ada juga struktur bangunan khas Tibetan, orang-orang asli yang memiliki ciri fisik jauh berbeda dengan tempat lain. Juga bahasa yang sama sekali berbeda bunyi, arti dan cara penulisannya.

Supaya salah satu pengalaman hidup ini tak terlupa, saya tuangkan dalam tulisan-tulisan berikut di blog ini. Selamat menikmati. Bila suatu hari Anda berhasil ke sana, saya ucapkan selamat untuk Anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s