Guruguru, Guruguru

Baru saja saya menikmati makan siang dengan rekan sekantor. Masih sama muda, umur tak terpaut jauh. Ada yang sudah menikah, ada pula yang baru saja menyelesaikan kuliah.

Lalu cerita bergulir. Penggalan kisah pengalaman hidup pun terlontar. Ada yang sudah tinggal lama di Malaysia dan Singapura. Ada pula yang ternyata sudah lama menjadi world citizen. Dari Swiss, Amerika, pindah ke Inggris dan sekarang bekerja di Singapura. Sudah banyak pengalaman di umur yang relatif sama kiranya.

Saya pun bercermin ke diri saya sendiri. Apa saja yang sudah saya lakukan? Kurang, kurang berpengalaman meski menurut standar yang lain tentu saya lebih beruntung saat ini. Padahal ada potensi, ada pula kesempatan.

Saya pikir itu karena saya terlalu banyak bermain. Menghabiskan waktu untuk hal yang kurang esensial. Teringat saya istilah Guruguru, Guruguru dalam bahasa Jepang yang artinya “going around and around”. Istilah itu saya dapatkan saat menonton film berjudul Tokyo Tower: Mom and Me, and Sometimes Dad yang dimainkan oleh Joe Odagiri.

Terus terang, cerita yang didapat dari makan siang kali ini sungguh berguna. Memacu saya untuk tak hentinya memperbaiki diri. Terbang lebih tinggi dan lebih memaknai hidup yang hanya sekali.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s