Makanan Terkontaminasi dan Arisan Tante

Makanan. Topik ini menjadi salah satu topik wajib dalam acara arisan para tante-tante ini. Rupanya kali ini mereka sedikit serius mempersoalkan makanan yang terkontaminasi. Maklum, para tante ini bertanggunjawab untuk memberi asupan suami dan anak-anak mereka. Urusan dapur bukan hal yang sederhana.

Tante 1 membincang rencana acara masak-masakan bersama, "Dagingnya pakai Wagyu beef aja biar lebih enak." Tante 2 langsung menyela dengan nada protes. "Jeng, apa ga dengar kalau produk makanan dari Jepun itu tercemar radiasi, lho. Mengandung Sesium tar kita semua bisa mati. Mendingan dagingnya dari China. Lagipula lebih murah."

"Oh, iya juga ya. Tapi bukannya bahan makanan dari China tercampur Melanin," sergah Tante 1 ragu-ragu. Tante 3 menimpali dan mencoba memberi solusi, "Dagingnya dari Indo saja. Cintai produk dalam negeri. Ga pakai Melanin atau kena radiasi…" Tante 4 spontan menyela sebelum Tante 3 selesai menjelaskan, "Hush, stop! Daging di Indo bahaya, Jeng! Formalin, lho. Jangan."

Tante 5 menyahut, "Terus dagingnya dari mana biar aman?" Tante 1 masih ragu-ragu membilang, "Kita pakai saja daging dari Inggris saja meski mahalan dikit." Tante 2 yang suka protes, lagi-lagi menolak, "Jeng, ente ga dengar Penyakit Sapi Gila di sana, ya? Mad cow, gila tar…" Mereka diam sejenak bagaimana mencari daging sapi tanpa resiko. Tante 5 menyahut, kali ini dengan solusi paling masuk akal, "Kita cari saja tempat pemotongan sapi di kampung. Selain sapinya tumbuh alami, pemotongannya juga dengan cara Halal." Akhirnya mereka pun mendapatkan daging sapi yang benar-benar sempurna tanpa radiasi Sesium, tak tercampur Melanin dan juga tak diproses dengan Formalin atau pun terkena resiko Penyakit Sapi Gila. Sempurna dan segar.

Mereka pun selesai mengudap hidangan berbahan daging sapi tersebut. Kenyang dan puas. Namun tiba-tiba Tante 2 menyeletuk, "Kayaknya something wrong, deh. Kerasa, ngga? Tante 1 yang selalu ragu mengangguk pelan, "Aku rasa begitu. Enak banget tapi ada yang mengganjal. Coba kita pikir pas masak mungkin cara masaknya. Mungkin juga bumbunya." Mereka terdiam lama mencoba memecahkan rasa yang sumbang dalam masakan itu. Tante 4 pun memecah keheningan, memandang dengan sudut mata menuduh ke Tante 3, "Jeng, tadi masukin bumbu apa? "Hmm… Vetsin merek Ajinomoto biar rasanya tambah enak seperti mertua saya", jawab Tante 3 lugu. Tante 2 segera menyimpulkan, "Itu MSG. Aduh sama saja bohong, tetap aja ga sehat nih!"

Kontan mereka tertawa terbahak-bahak. Konyol memang. Sia-sia saja perjuangan mereka mencari daging segar sehat kalau pada akhirnya ‘ternodai’ MSG saat memasak. Ironis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s