Bijak Memilih Pesawat Dalam Traveling

Mengenaskan. Itu yang terlintas kala mendengar berita penundaan pesawat Lion Air yang baru saja terjadi. Tanpa ada alasan yang jelas beserta konfirmasi dari penyedia layanan udara tersebut, penumpang terlantar, menjadi marah dan berujung aksi anarki.

Yang jelas jadwal perjalanan terganggu. Bisa jadi di antara penumpang tersebut ada yang hendak melancong. Terbayang indahnya tempat tujuan. Lalu tiba-tiba memudar karena waktu perjalanan terdiskon dengan jadwal terbang yang kacau. Terlebih lagi kalau gagal terbang sama sekali.

Penerbangan mewah atau berbiaya murah tak menjamin pesawat terbang tepat sesuai jadwal. Namun kredibilitas maskapi yang menjadi garansi lancarnya penerbangan. Sejauh ini, saya pikir AirAsia, ANA dan SIA mampu terbang tanpa penundaan. Sedangkan Garuda memang tak jauh dari istilah ‘telat’.

Keramahan kru kabin juga membuat perjalanan menjadi nyaman atau sebaliknya seperti di neraka. Untuk urusan pramugari, United Airlines paling tidak ramah dan diskriminatif. Sedangkan ANA paling sopan dan tulus. AirAsia juga termasuk ramah.

Fasilitas pesawat bagi saya tak begitu penting. Antar maskapai kualitasnya tak jauh berbeda. Tentu kita berbicara kelas ekonomi, bukan kelas bisnis yang tak pernah saya rasakan. Kecuali bila Anda menempuh penerbangan long-haul, saya sarankan untuk memilih maskapai dengan pesawat berbadan lebar dan baru. Qatar Airlines merupakan favorit saya untuk saat ini.

Selamat memesan tiket pesawat Anda dengan seksama dan selamat menikmati penerbangan Anda!

Iklan

3 Replies to “Bijak Memilih Pesawat Dalam Traveling”

  1. untuk maskapai lokal sih saya cenderung memilih garuda dan indonesia airasia dalam hal pelayanan dan ketepatan waktu.. paling tidak jika terjadi delay mereka jauh lebih bertanggung jawab dibanding maskapai yang anda sebutkan pada paragraf pertama..

    untuk keramahan cabin crew nggak usah berharap banyak terhadap cabin crew maskapai dari amerika atau eropa. baik united, delta, american, air france, alitalia, dan lain-lain rata-rata rasis dan diskriminatif. pelayanan cabin crew yang paling baik ya datangnya dari maskapai asia dan timur tengah. sekarang ini mana ada maskapai bintang lima dari amerika dan eropa. semuanya datang dari asia dan timur tengah seperti qatar, malaysia airlines, singapore airlines, asiana, kingfisher, cathay pasific, dan hainan airlines.

    untuk masyarakat indonesia sendiri berapa persen sih yang mau bayar mahal untuk membeli kualitas? masyarakat kita cenderung sangat sensitif terhadap harga. karena itu pula walaupun udah sering banget delay, udah sering menjadi amuk masa, lion air tetap berjaya sebagai maskapai domestik terbesar. ini karena harga tiketnya yang murah.. ujung-ujungnya walaupun udah dikecewain sama lion, orang-orang tersebut tetap membeli tiket lion. dengan begitu manajemen lion juga tidak kunjung berbenah. pelayanan asal-asalan aja laku, kenapa harus dikasih lebih.. :D

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s