Tertawa

Banyak orang percaya bahwa tertawa membuat orang menjadi sehat dalam hidupnya. Makin banyak tawa, makin sehat. Bukan, bukan tertawa seperti orang yang tak waras. Tawa yang saya maksudkan ya tertawa yang normal. Tidak dibuat-buat. Tawa yang wajar.

Tawa bisa dihasilkan saat bercanda dengan orang lain, menonton film komedi, membaca cerita yang penuh humor atau merasakan sesuatu yang lucu. Setelah tertawa, ada rasa lega dan … bahagia. Boleh dibilang, banyak tertawa bikin bahagia.

Hanya sayangnya, tak semua orang bisa tertawa. Makin berumur, tawa makin jarang terdengar. Bila ada pun terdengar seperti tawa yang getir. Tawa penuh ironi. Tawa yang tak lepas. Tawa yang dipaksakan. Bahkan ada yang jarang tertawa karena satu hal dan lain hal. Entah mengapa. Masing-masing tentu ada sebabnya sendiri-sendiri.

Saya sering bercanda meskipun cukup pendiam. Saya suka membuat orang tertawa. Pun juga diperuntukkan bagi saya sendiri yang sungguh menikmati setiap tawa. Saya selalu senang saat orang lain berusaha bercanda. Salut untuk orang yang suka tertawa dan membuat tawa. Tak banyak jumlahnya namun mereka selalu bisa make somebody else day. Membuat orang menjadi bahagia. Minimal ceria.

Namun bila dipikir-pikir, saat ini saya merasa jarang tertawa. Bila bisa tertawa pun cuma sebentar dan tak begitu lepas. Boleh dibilang, jadinya saya merasa kurang bahagia. Ada sesuatu yang saya rindukan dalam hidup saya saat ini. Tertawa. Sepertinya hal yang sepele tapi tak mudah diraih, diciptakan dan dinikmati. Hmm…

17 Juli 2012

~ memasang wajah dengan tampang masam sembari berkali-kali menghela nafas ~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s