Transaksi di Pagi Hari

Pagi hari ke pasar. Saya melihat gairah para ibu-ibu yang berusaha menawar harga sayuran atau ikan. Tak kalah semangat, para penjual pun berusaha mendapatkan harga yang lebih pantas. Yang satu ingin barang bagus dengan pengorbanan uang sesedikit mungkin. Satunya lagi, harapkan menjual barang dengan keuntungan sebesar mungkin. Seru!

Kejadian tersebut tentu berulangkali terjadi. Sesuatu yang normal. Ya, itulah kehidupan. Transaksi menjadi sebuah bagian dari kehidupan di pasar tersebut di pagi hari. Setelah siang, semuanya menghilang. Tak lagi ada aktivitas kecuali pembersih pasar yang sibuk membuat pasar tak menjadi kotor.

Oleh karena waktu mereka terbatas di pagi hari, baik pembeli dan penjual semua ingin menuntaskan aktivitas dengan cepat. Dengan demikian, komunikasi dan transaksi berjalan cukup cepat. Penjual ingin sesegera mungkin menghabiskan stok jualan mereka. Para pembeli, yang kebanyakan para ibu-ibu, juga ingin mendapat kebutuhan mereka dan segera pulang ke rumah.

Saya dengar bahwa banyak dari ibu-ibu itu yang ‘menikmati’ kegiatan tawar-menawar. Yang juga diselingi dengan bercanda, menggosip atau sekedar omong-omong ringan dengan tetangga mereka begitu juga dengan penjual langganan mereka. Toh, para penjual tak hanya sekedar berbisnis. Mereka juga senang dengan berinteraksi dengan para pembelinya. Bahkan banyak dari mereka yang saling kenal setelah bertahun-tahun lamanya bertemu dengan pembeli langganan mereka.

Transaksi di pagi hari itu merupakan hal yang biasa. Namun terlihat ada gairah kehidupan di sana. Untuk bekerja mendapatkan uang. Untuk berusaha mendapatkan kebutuhan hidup. Ada transaksi berarti ada gairah kehidupan. Bikin hidup lebih hidup.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s