Cinta Seribu Tahun

365 hari setara dengan satu tahun. 100 tahun sama dengan 1 abad. Kalau 1000 tahun berarti ya 10 abad. Tak terkira berapa lama itu 1000 tahun. Karena sungguh susah bagi manusia untuk membayangkan seribu tahun, tak aneh bila banyak ungkapan atau lagu yang memakai kurun waktu tersebut untuk membuatnya dramatis.

Termasuk lagu yang semestinya sedang populer karena sering diputar di berbagai stasiun radio saat ini. Judulnya A Thousand Years. Dinyanyikan oleh Christina Perri. Mungkin populer karena catchy. Mungkin pula karena menjadi soundtrack Twilight. Sesuai karena vampire hidup ratusan tahun.

Berikut potongan refrennya. “I have loved you for a Thousand years, I’ll love you for a Thousand more”. Romantis kedengarannya bagi banyak orang terutama para gadis remaja. Sayangnya bagi saya itu terlihat bombastis. Mencintai seseorang dalam kurun waktu yang lama itu sesuatu yang berharga. Patut diacungi jempol. Tapi ribuan tahun? Rasanya mustahil karena ya manusia hidup tak lebih dari seratus tahun. Kurang dari sepuluh persen dari A Thousand Years. Anyway, saya suka ritme lagunya yang enak didengar.

Daripada susah-susah memikirkan tentang perasaan cinta yang tahan lama berabad-abad, lebih mudah bagi saya untuk membayangkan Telur Seribu Tahun. Century egg atau Pidan. Rasanya enak terutama bila disajikan langsung dari lemari pendingin. Jadi kangen untuk mengudapnya. Tapi ngomong-ngomong tentang Seribu Tahun, apakah Anda termasuk orang yang percaya dengan Cinta Abadi seperti itu?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s