Pencurian dengan Pemberatan

Saya termangu membaca kata ‘Curat’ di sebuah artikel. Apa sih maksudnya? Ternyata singkatan dari pencurian dengan pemberatan. Apa pula itu? Langsung terlintas di benak akan pencurian barang-barang yang relatif berat. Semisal alat berat, semen, atau barang yang terbuat dari besi. Benarkah?

Ternyata bukan seperti itu. Blog Ngobrol Hukum menjawab pertanyaan saya dengan postingan berjudul Pencurian dengan Pemberatan. Intinya, bila barangnya berupa hewan, dilakukan saat ada bencana, pada malam hari, oleh dua pencuri atau lebih, dan bila memakai cara-cara tertentu yang manipulatif. Beratnya ya di kategori tersebut.

Jadi paham sekarang. Ada pencurian yang biasa. Ada pula yang dengan pemberatan. Lalu, adakah pencurian dengan peringanan? Dalam imajinasi saya, tokoh seperti Robin Hood mungkin akan mendapat pengurangan hukuman bila tertangkap basah ketika mencuri. Pasalnya, Robin Hood mencuri untuk menolong orang miskin yang memerlukan bantuan. Jadi ada pasal yang meringankan hukumannya.

Selalu saja ada istilah baru yang muncul dalam khasanah Bahasa Indonesia. Ada yang kreatif dan tepat sasaran sehingga mudah dimengerti. Begitu juga yang terasa susah dipahami. Adakah kata baru yang belum Anda pahami saat membaca artikel di surat kabar?

Iklan

One Reply to “Pencurian dengan Pemberatan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s