Warung Ramen dan Sushi-ya

Saya tak hendak membahas tentang kulinernya. Bukan pula rasanya. Tapi ada hal yang cukup berbeda dari dua rumah makan tersebut. Warung Ramen biasanya hanya menawarkan sedikit pilihan makanan. Ramen rasa apa yang Anda pilih hanya berkisar dua atau lima pilihan. Biasanya hanya beda isinya atau jenis bakminya. Jadi memilih menu pun gampang. Seperti di warung soto atau bakso, adanya ya soto atau bakso. Tak ada banyak variasi.

Bedanya dengan Sushi-ya?

Tempat makan Sushi pada umumnya memiliki variasi Sushi. Intinya ya makan nasi yang diberi topping yang beraneka-ragam. Ada Sushi yang memiliki tambahan ikan yang macam-macam pula, gurita, dan banyak lainnya. Jadinya perlu waktu untuk memilih mana saja yang akan dipesan. Malahan kalau ada Sushi yang disajikan dengan piring-piring yang berputar, entah namanya apa itu, lebih susah lagi menentukan pilihan. Intinya, perlu waktu memilah dan memilih. Yang malah lebih cepat memakannya daripada memesannya.

Banyak pilihan ternyata bisa merepotkan. Lebih bervariasi tentunya. Tapi menjatuhkan pilihan itu tak semudah bila pilihannya sedikit.

Dan sore ini pun saya berbincang dengan orang dari Negeri Matahari Terbit. Bahwasannya, sebagai orang muda, atau generasi muda, memiliki banyak pilihan. Sesuatu yang menyenangkan karena tak banyak orang memiliki banyak pilihan di hidup mereka karena satu dan lain hal. Namun, pilihan-pilihan tersebut juga makan waktu untuk dipilih yang berakibat agak ‘boros waktu’. Ketimbang menikmati waktu-waktu tersebut.

Ya, seperti perumpamaan makan di warung Ramen dan Sushi-ya. Kaum muda sekarang dihadapkan pada banyak pilihan. Jauh lebih berwarna dan berliku daripada orangtua jaman dulu; yang persis seperti makan di warung Ramen. Tak banyak pilihan tapi justru bisa memaksimalkan pada menikmati Ramennya daripada sibuk memilih.

Untuk Anda yang masih muda (dan memiliki banyak pilihan), ada baiknya memantabkan jalan yang ingin Anda tempuh dan perjuangkan sejak dini. Tak perlu waktu lama untuk berpikir-pikir mau melakukan apa. Malah bingung dan makan waktu.

Omong-omong, jadi lapar karena terlintas Ramen yang hangat dan sushi yang maknyus

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s