Space Oddity, Kerinduan Mendalam

Sebuah lagu ciptaan David Bowie yang berjudul Space Oddity digubah oleh Commander Chris Hadfield dari atas Stasiun Angkasa Internasional. Isinya tentang perasaan yang mendalam Commander tersebut saat tugasnya di stasiun yang mengorbit Bumi sudah usai. Kesannya Commander tersebut tak ingin masanya usai. Ada kerinduan yang pasti muncul saat dia sudah mendarat kembali di Bumi. Suaranya enak didengar dan diiringi oleh permainan gitarnya. Hebatnya, lagu tersebut direkam di stasiun tersebut dan kemudian diselesaikan di Bumi.

Rasa rindu yang mendalam pada suatu tempat memang tak bisa dikatakan dengan kata-kata. Terutama bila seseorang tak mudah atau bahkan tak bisa kembali ke tempat tersebut. Saya sendiri pun memiliki tempat-tempat yang selalu ingin saya kunjungi lagi dan lagi. Seperti Kyoto dan San Fransico. Pernah ke sana memang sesuatu yang saya syukuri. Namun tak bisa dengan mudahnya kembali ke sana. Itu yang membuat rasa rindu kian mendalam. Di lain sisi, juga jadi lebih berharga. Banyak orang malah tak begitu menghargai tempat di mana kita tinggal bertahun-tahun. Aneh, bukan?

Mendengar lagu Space Oddity membuat saya sedikit banyak mellow. Memang pada dasarnya syair aslinya menceritakan seorang astronot yang terdampar di kegelapan angkasa karena kerusakan pesawatnya hingga tak bisa balik ke Bumi. Hilang ditelan bagian galaksi yang hampa nan sepi.

Namun lagu ini enak untuk didengar. Berkali-kali. Lagi dan lagi. Silakan menikmatinya. Omong-omong, adakah tempat yang sudah lama Anda rindukan dan sangat ingin Anda kunjungi lagi suatu waktu di masa depan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s