Ngeblog Untuk Siapa?

Sebuah pertanyaan sederhana mengemuka untuk siapa blog ini saya buat. Jawabnya sederhana. Pertama, untuk saya sendiri. Kedua, untuk siapapun yang sudah mampir dan suka membaca tulisan-tulisan di blog ini. 

Mengapa ngeblog dan bukannya membuat jurnal atau diari? Nah, tentu berbeda. Jurnal atau diari jelas hanya untuk konsumsi pribadi. Sedangkan blog bisa dinikmati oleh banyak orang. Pun banyak orang bisa meninggalkan komentar sebagai sebuah feedback. Suatu stimuli untuk terus menulis blog. 

Ngeblog dengan rutin, karena memang tak selalu rutin, membuat saya bisa mengekspresikan suatu ide dan opini melalui kata-kata. Melatih kemampuan menyusun kalimat dan paragraf. Melatih stamina menulis. Sekaligus bersenang-senang membagi pikiran. Blogging bisa menjadi sarana yang praktis untuk menulis dengan reguler. Makin sering, makin baik. 

MarsEdit Memang Mantab

Sudah lama saya ingin menggunakan blogging client yang handal untuk aktivitas ngeblog. Dengan begitu bisa menulis dan mengelola blog secara online dan offline secara terpadu. Tak harus membuka dulu situs blognya terlebih dahulu yaitu WordPress.com. Sayangnya, perangkat lunak untuk mengeblog yang memadai biasanya berbayar. Salah satunya, MarsEdit.  

Ternyata ada versi trial-nya. Lumayan bisa untuk mengetes apakah memang lebih nyaman menggunakan MarsEdit untuk keperluan blogging. Ada 30 hari untuk sekedar test drive. Untuk hasilnya, kita lihat nanti saja. Bila memang cocok, sepertinya layak dibeli. Bila tidak, ya sudah kembali ke cara lama dan manual untuk aktivitas blogging

Untuk sekarang ini, saya merasa nyaman menulis, mengunggah, pun menghapus beberapa posting di blog ini menggunakan perangkat lunak ini. So far, so good. Mudah dioperasikan, bisa menggunakan fitur Preview untuk mengecek hasil tulisan sebelum diunggah, dan langsung bisa menambah Tag dan Kategori di tiap postingan.  

Omong-omong, apakah ada dari Anda yang sudah punya pengalaman menggunakan perangkat lunak ini? Mohon berbagi pengalamannya, yang baik dan yang buruk, di bagian komentar. 

Bangun Dini Hari

Waktu di bangku sekolah, saya biasa bangun pagi. Namun kebiasaan itu memudar seiring waktu. Bangun siang. Pun bangun kesiangan pun sudah biasa. Hari-hari pun memendek jamnya. Tak selama seperti ketika bangun di pagi hari. 

Atmosfer pagi pun jauh berbeda dengan suasana di siang hari. Pada awal hari, semuanya masih sepi, udara bersih, dan minim aktivitas. Kontras dengan siang yang dipenuhi dengan suara kendaraan yang lalu-lalang, temperatur udara yang meningkat, dan sinar matahari yang sudah bersinar terang. 

Jadi saya coba untuk bisa bangun pagi seperti dulu. Berhasil untuk pagi ini. Dan nyatanya, terasa lebih enak bila bisa bangun di pagi hari. Ketimbang bangun setelah pagi berlalu. Kemudian dilanjut dengan mengetik posting ini. 

Selamat pagi! 

Pasang Gambar di WordPress

Sebagian besar orang sepakat bahwa konten dari sebuah laman Internet yang memiliki gambar lebih menarik daripada yang tak menampilkan gambar sama sekali. Termasuk konten yang tersaji dari jutaan blog di seluruh dunia. Ada gambar membuat pengunjung menjadi lebih tertarik.

Untuk memasang gambar di WordPress, caranya cukup mudah. Anda bisa mengunggah gambar dari komputer. Alternatif lainnya, menyematkan gambar yang diperoleh dari situs lain, baik itu situs koleksi foto atau pun blog orang lain; tentu saja harus ada ijin atau minimal tautan balik dan kredit ke pemilik gambar tersebut.

Prosedurnya bisa dilihat di laman instruksi untuk memasang gambar dari WordPress. Selamat mencoba. Dengan begitu, blog WordPress Anda bisa menjadi lebih menarik daripada sebelumnya dengan kehadiran gambar yang informatif dan eye-catching.

Liburan di Jogja

Sebagai orang yang lahir dan besar di Jogja, saya sering ditanya orang tentang ‘enaknya ngapain ya liburan di Jogja?’. Disusul dengan pertanyaan serupa. Tempat yang bagus pemandangannya di mana, ya? Kuliner yang maknyus di mana saja?

Tentu saja saya bisa menjawabnya dengan mudah. Tapi selera orang beda-beda. Ada yang suka mengunjungi tempat wisata sejarah. Ada juga yang suka belanja. Atau hanya ingin ke rumah makan yang memberikan kenikmatan bagi lidah. Tak semua bisa saya jawab. Seperti misalnya, hotel yang direkomendasikan beserta harganya. Saya jelas tak tahu. Demikian juga di mana bisa sewa mobil untuk berkeliling kota.

Oleh karena itu saya selalu memberikan referensi situs-situs tentang jalan-jalan di Jogja. Biasanya saya rekomendasikan. YogYES.com. Jelas lengkap dan memang komprehensif. Bila berasal dari luar negeri, ya saya sarankan untuk mengulik Wikitravel.org. Mau yang lebih lengkap, tinggal sebut TripAdvisor.

Ada satu tambahan baru, yang baru saja saya temukan karena tak sengaja lewat di depan kantornya, yaitu LiburanJogja.com. Isinya informatif dengan pilihan tur 1, 2 atau 3 hari. Begitu juga dengan panduan wisata dan artikel menarik. Tampilan situsnya pun terlihat profesional, navigasinya mudah dimengerti, dan desainnya menarik.

Jadi bila suatu saat Anda ingin jalan-jalan di Kota Yogyakarta tercinta ini, silakan mengulik situs-situs tersebut. Semoga membantu. Dengan begitu, Anda bisa menikmati kota yang menimbulkan kesan tersendiri bagi banyak orang yang pernah mengunjunginya. Monggo, Mas dan Mbak…