Trotoar dan Kaki Lima

Trotoar memiliki fungsi untuk memberikan jalur berjalan yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Tak perlu lebar-lebar amat yang penting bisa untuk lewat orang.

Namun trotoar ternyata sering dialihfungsikan sebagai tempat berjualan para pedagang kaki lima. Maklum, menyewa tempat, kios, atau ruko memang tak murah. Lagipula bila membuka lapak di pinggir jalan, terutama yang ramai, jelas memudahkan orang untuk berhenti dan membeli. Mulai dari pedagang yang hanya menggelar meja portabel untuk menjual helm hingga warung makanan yang memasang tenda semi-permanen disertai dengan ember cucian, sampah makanan sisa, alat penggorengan, dan tumpukan bahan makanan.

Trotoar yang beralih fungsi tersebut jelas menyulitkan pejalan kaki untuk melaluinya. Tak ayal, pejalan kaki harus rela untuk turun ke badan jalan dengan resiko terserempet motor atau mobil yang lalu-lalang. Belum lagi untuk para pejalan kaki yang memakai kursi roda atau tuna netra; jelas sangat membahayakan nasib mereka.

Selain itu, dengan adanya pembeli, tentu akan dibarengi dengan parkir sembarangan di badan jalan. Jalanan menjadi lebih sempit sehingga laju lalu-lintas melambat. Pun, para pedagang kaki lima makanan sering kali membuang air kotor dan kotoran di trotoar. Trotoar cepat atau lambat menjadi kotor. Kesannya jorok.

Pedagang kaki lima, toh, ingin mencari sesuap nasi dengan membuka usaha mereka di trotoar. Mengusir mereka bisa jadi menghilangkan mata pencaharian mereka. Lagipula langganan mereka pun juga senang karena mereka bisa membeli barang atau makanan di dekat mereka. Hanya saja, jelas bahwa pedagang kaki lima tak memiliki hak untuk menggunakan trotoar untuk membuka lapak. Trotoar merupakan hak pejalan kaki. Jadi memang salah bila pedagang kaki lima menggunakan trotoar untuk kepentingan mereka sendiri.

Trotoar harus dikembalikan ke fungsi asalnya. Hal ini bisa dilakukan bila aparat pemerintah kota mau dan mampu melakukan komunikasi yang baik kepada pedagang kaki lima agar memindahkan usaha mereka ke tempat yang lebih tepat. Trotoar seyogyanya merupakan fasilitas kota yang khusus diperuntukkan untuk berjalan kaki dengan aman dan nyaman. Bukan untuk jualan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s