Baliho Capres dan Parpol

Rasanya jenuh melihat keindahan kota yang tercemari oleh ‘sampah’ visual baliho besar di mana-mana. Baliho memang diperlukan dan memang ada nilai ekonomisnya. Namun bila sudah menutup wajah kota dan ada di mana-mana, rasanya risih. Seperti sampah yang tersebar di jalanan.

Bila pada hari-hari biasa baliho dipergunakan untuk memajang produk-produk terbaru dan layanan terkini, entah produk dan layanan apa, maka pada saat-saat ini ada perubahan yang mencolok. Ada sekian banyak wajah calon wakil rakyat. Pun dengan latar belakang warna partai politik; biru, kuning, merah. Tergantung warna favorit masing-masing partai. Fenomena ini didiskusikan oleh sebuah artikel di Koran Tempo.

Yang senang tentu mereka yang memiliki usaha periklanan luar ruang, percetakan, dan menarik pajak dari pemasangan baliho-baliho tersebut. Tak peduli sepeti apa wajah kota. Yang penting, ada makin banyak baliho yang berdiri kokoh di jalan utama, bersandar di gedung pertokoan, dan kalau perlu bisa dilihat terpampang di pojokan jalan yang ramai. Saking penuhnya, baliho yang satu bisa menutupi baliho yang lain. Berjajar. Saling menumpang. Bertumpukan. Tak masalah sepertinya. Yang penting bisa dilihat banyak orang.

Wajar memang karena pemilu hampir datang. Ya, masih lama untuk orang biasa. Tapi tak begitu adanya dengan mereka yang punya ambisi untuk menjadi pejabat. Atau dalam bahasa mereka, untuk memperbaiki bangsa, memajukan negara, dan mensejahterakan rakyat. Tak peduli nanti seperti apa kenyatannya. Yang penting pasang baliho sebesar-besarnya. Sebanyak-banyaknya. Semencolok mungkin.

Baliho oh baliho. Bakal tetap ada. Tambah banyak jumlahnya. Tanpa ada pengawasan, kontrol, dan pelarangan. Asal ada dana cukup, baliho bisa dipasang kapan pun, di mana pun, bagaimana pun. Sedih, ya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s