Ospek dan Tewasnya Fikri

Ospek memiliki kepanjangan orientasi studi dan pengenalan kampus. Kegiatan yang ditujukan dan diperuntukkan bagi mahasiswa baru di awal masa pembelajaran. Sudah semestinya kegiatan ospek memberikan sumbangsih positif untuk mahasiswa yang tadinya baru lulus sekolah menengah umum ke satu tingkat diatasnya. Pengertian ospek bisa dilihat di Wikipedia. Jadi ospek itu penting.

Hanya saja pada prakteknya kadang ngawur. Tidak terkontrol dan terawasi dengan baik sehingga mengakibatkan kegiatan ospek melenceng dari tujuannya semula. Barusan berbagai surat kabar memberitakan Fikri yang meninggal dunia karena kekerasan saat berlangsungnya acara ospek di sebuah universitas di Malang. Mungkin tak menjadi masalah bila Fikri, katakanlah, mendapat serangan jantung karena sudah mengidapnya sejak lama atau mendapat kecelakaan lalu-lintas saat hendak menuju kampus.

Ceritanya lain. Fikri tadinya sehat dan baik-baik saja. Mahasiswa yang umurnya masih muda belia itu malah malang nasibnya karena mendapat perlakuan tidak manusiawi. Kekerasan yang diberikan oleh oknum mahasiswa dengan dalih bagian dari ospek. Akibatnya fatal. Nyawa melayang sia-sia. Harapan untuk menimba ilmu pun kandas. Tinggal nama saja yang diratapi orangtuanya.

Saat ospek menjadi bencana, pihak pelaksana dan pihak universitas saling tuding dan saling menyalahkan. Kesannya kasus tersebut ditutup-tutupi. Padahal jelas ada korban nyawa yang seharusnya bisa dihindarkan.

Bila memang tak mampu menyelenggarakan ospek dengan baik dan besar, lebih baik tak usah melaksanakannya. Coba bila tak ada nyawa yang melayang, mungkin kekerasan di dalam ospek terjadi tanpa ada yang berani melaporkannya. Kejadian meninggalnya Fikri harusnya menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan ospek di seluruh kampus di tanah air. Cukup satu nyawa. Tak perlu lagi mengorbankan Fikri-Fikri yang lain demi ospek yang melenceng dari tujuan semula. Sudah bukan jamannya lagi ada kekerasan dalam pelaksanaan ospek.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s