Paragraf yang Pendek dan Singkat

Mana yang lebih mudah, mencerna paragraf yang sangat panjang dengan banyak isi atau menyesap paragraf yang memiliki sedikit kalimat nan ringkas?

Pasti lebih mudah yang pertama. Pun membaca paragraf yang pendek itu tidak melelahkan. Cukup menelusuri dan berpindah-pindah dari satu paragraf yang satu ke paragraf berikutnya dengan cepat.

Dari sudut pandang psikologis, membaca membutuhkan atensi. Suatu perhatian yang dicurahkan untuk memahami arti kata-kata yang tertera di suatu kumpulan kalimat. Makin banyak jumlah kalimat dalam satu paragraf, makin besar enerji yang diperlukan untuk memahaminya.

Di lain sisi, terdapat kecenderungan bagi generasi sekarang yang mana kemampuan memberikan perhatian, atau attention span, jauh berkurang dibanding generasi sebelumnya.

Maklum karena informasi dalam bentuk tulisan sekarang ini disajikan lebih ringkas. Pun ada pengaruh dari sosial media. Coba amati betapa pendeknya informasi yang tersaji di pembaharuan status di Facebook atau cuitan 140 karakter di Twitter.

Lebih ringkas karena kecepatan menyampaikan pesan menjadi lebih utama. Lebih cepat dimengerti juga oleh pembacanya. Meskipun rasanya ‘gersang’ dan minimalis.

Berbeda dengan dulu di mana kalimat lebih mengutamakan seni untuk mengungkap makna. Tidak straightforward. Ada gaya tersendiri untuk memilih diksi sehingga kata-kata bisa dinikmati, jauh lebih bermakna, dan enak dibaca. Yang mana menulis maupun membacanya memerlukan waktu dan proses tersendiri.

Namun jaman berubah. Paragraf yang panjang dan berat sudah tak lagi diminati. Paragraf yang pendek nan ringkas lebih sesuai dengan pembaca generasi sekarang.

Oleh karena itu, saya mencoba bereksperimen dengan artikel ini. Artikel yang memuat paragraf-paragraf pendek. Cukup berbeda dengan banyak artikel yang lain yang berdasar pada lima paragraf dengan banyak kalimat di dalamnya.

Semoga proses coba-coba ini meningkatkan kemampuan menulis saya. Syukur-syukur kalau membuat pembaca menjadi lebih nyaman untuk membacanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s