Iklan Kampanye Parpol di Layar Kaca

Kampanye partai politik ada di mana-mana. Pun bisa didapati di layar kaca. Muncul di sela-sela film, berita, dan acara-acara yang lain. Tak hanya di iklan semata, kampanye parpol juga eksis di dalam acara televisi yang mendapat dukungan dana oleh partai politik tertentu.

Saya jengkel melihat iklan-iklan kampanye tersebut. Mungkin tak hanya saya seorang. Pemirsa televisi yang lain mungkin juga ada yang jengkel.

Bahkan saking jengkelnya, saya merasa lebih senang melihat iklan produk makanan, minuman atau bahkan produk yang barangnya tak pernah nampak secara jelas seperti iklan rokok atau kontrasepsi.

Iklan kampanye menampilkan calon legislatif yang itu-itu saja. Umumnya tokoh yang sudah tua, dengan penampilan yang sok intelek (lain dari biasanya supaya kelihatan beda, bangga dengan bangsanya, dan mengobral nilai-nilai moral (yang malah mungkin kelakuannya tidak bermoral).

Beda dengan iklan produk dan merek yang menggunakan wajah bintang film atau artis ternama yang enak dilihat. Meskipun sama-sama mengklaim bahwa produk mereka adalah Kecap Nomer 1, paling tidak produk iklan barang bisa dibuktikan sendiri apakah produknya baik atau tidak.

Coba dengan iklan kampanye. Sulit untuk dibuktikan. Hari ini menyatakan anti-korupsi, boleh jadi besok kala sudah menang dan menjabat malah korupsi besar-besaran. Susah dibuktikan pula.

Harusnya iklan kampanye ditiadakan di televisi. Tak menarik. Tak juga berguna. Namun apa daya, namanya iklan, makin banyak iklannya maka makin banyak pula pendapatan stasiun televisi tersebut. Bukan rahasia umum kalau dana kampanye memang fenomenal. Apalagi beberapa calon legislatif juga berperan sebagai pemilik stasiun televisi.

Apa boleh buat? Sebelum pemilu 2014 selesai, suka atau tidak suka ya layar kaca akan tetap saja dibombardir oleh iklan kampanye parpol. Tak mungkin dihindari.

Kecuali satu cara. Matikan televisi dan lakukan aktivitas lain yang produktif dan berguna.

Mudah, bukan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s