Harga Rumah di Yogya Menggila

Hari ini saya membeli surat kabar lokal. Di halaman depan terpampang gambar rumah. Topik yang sedang dibahas adalah harga rumah di Kota Yogyakarta yang naik pesat. Lebih tepatnya terlalu pesat. Harganya gila!

Untuk orang Yogya yang masih muda mungkin sedikit banyak galau karena mungkin susah untuk membeli rumah di kota sendiri. Banyak juga yang sudah menyerah karena merasa rumah di Yogya tak lagi terbeli. Tak mungkin dengan standar gaji di kota ini yang relatif rendah dibanding kota-kota dengan ukuran yang sama.

Kebanyakan pembelinya merupakan pendatang yang memiliki kapital yang lebih besar. Tergiur dengan kehidupan di Yogyakarta yang (dulunya) ramah, nyaman (beberapa tahun yang lalu, murah (yang jelas bukan sekarang ini).

Untuk orang yang sudah memiliki rumah di Yogya pastilah bersyukur. Untung sudah punya rumah sejak dulu. Coba sekarang, pasti harganya teramat mahal. Dicicil pun tetap tak mampu.

Anehnya, harga rumah yang mahal justru membuat pembangunan rumah makin marak. Kesempatan bagus untuk mengeruk keuntungan. Makin mahal, makin banyak pula yang beli. Untuk ditinggali. Juga untuk investasi atau spekulasi. Mirip dengan kondisi di Pulau Dewata, Bali. Permintaan sangat tinggi sehingga harganya naik tinggi. Makin tinggi harganya, makin naik pula permintaannya.

Yang disayangkan justru kurangnya tata kota yang tegas. Bangunan apapun sepertinya bisa dibangun dengan cepat. Tak peduli fungsi dan peruntukannya.

Imbasnya sangat negatif. Pemandangan kota tak lagi sedap dilihat. Bangunan menjadi tak teratur. Saling bersaing untuk menjadi lebih besar atau lebih tinggi dari bangunan di sekitarnya. Pun tak ada yang menjamin kualitas pembangunannya sudah memenuhi syarat lingkungan dan keamanan. Pokoknya membangun rumah selagi ada kesempatan di mana saja; baik di tengah kota maupun di pinggiran kota.

Yogya mendadak berubah wajahnya. Makin banyak rumah yang bermunculan. Tak beraturan. Harganya gila-gilaan. Tak lagi nyaman. Namun yang jelas roda ekonomi berjalan lebih lancar. Atas nama tingkat ekonomi yang naik drastis, munculnya rumah-rumah baru menjadi hal yang lumrah.

Gila memang! Apa boleh buat?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s