Hawa Panas Bikin Gerah Yogya

Entah apa yang sebenarnya terjadi. Temperatur di Yogya terasa sangat panas. Jelas membuat gerah. Memang musimnya tak jelas. Apakah musim hujan sudah berakhir atau musim kemarau sudah mulai? Musim transisi?

Beberapa hari yang lalu, Merapi juga sempat meletus meski cuma kecil skalanya dan sebentar saja. Hujan abu yang tipis sempat terjadi. Seperti biasanya, bila gunung berapi di Utara kota ini beraktivitas, biasanya kota ini akan menjadi lebih tinggi suhunya.

Namun yang jelas banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang lalu-lalang di kota ini makin bertambah. Mobil dan motor. Asap kendaraannya tak lagi sempat terserap oleh jumlah pepohonan yang justru makin berkurang karena banyaknya bangunan baru dan pelebaran jalan.

Ditambah lagi dengan adanya kampanye partai politik dengan pawai kendaraan bermotor; yang mesin motornya disengaja sehingga lebih keras meraung-raung suaranya. Entah rombongan berbaju dan beratribut merah, hijau, atau biru; hasilnya sama saja. Menambah kemacetan dan rasa gerah tak tertahankan.

Bila dulu di rumah saya tak perlu memakai kipas angin, sekarang sepertinya wajib menyalakannya tiap siang dan tiap sore. Bila tidak, badan akan cepat berkeringat dan malah mudah mengantuk. Alhasil berpikir pun menjadi kurang maksimal karena terlalu cepat lelah.

Tiap kali merasakan rasa gerah seperti ini, kadang-kadang saya teringat dengan Kota Malang. Kota yang ukurannya lebih kecil dari Yogya tetapi lebih rindang. Tak terlalu adem lagi tapi masih terhitung tak panas-panas amat. Ada banyak pohon di sana-sini.

Harapan saya, Yogya bisa seperti Malang yang mampu menghadirkan pohon-pohon peneduh di banyak ruas jalan. Pun jalanannya tertata karena jumlah kendaraan tak ramai-ramai amat sehingga lebih lenggang dan teratur.

Kota Yogya seyogyanya menjaga citra kota sebagai kota yang adem ayem. Bukan malah kota yang terasa gerah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s