Program Televisi yang Tak Lagi Beragam

Saya pribadi tak biasa menonton televisi sehingga tak begitu peduli dengan apapun yang ditayangkan oleh berbagai stasiun televisi di tanah air.

Namun berhubung televisi sering menyala di rumah otomatis saya menjadi tahu apa saja acara-acara yang tayang di berbagai jam dalam sehari. Sekilas saja sudah ada pola yang mirip antara satu program televisi dengan yang lainnya. Nama program berbeda tetapi formatnya lebih kurang sama.

Semisal acara variety show. Dalam rentang waktu satu hingga tiga jam, terdapat beragam aktivitas di panggung yang ditayangkan secara live. Berbeda stasiun televisi memang. Anehnya, acara variety show mereka menampilkan aktivitas yang seragam. Selalu ada bagi-bagi hadiah, goyang bersama, hipnotis selebritis dan tentunya tingkah laku komedian yang mengundang tawa di sana-sini.

Yang lebih mengherankan, acara variety show yang berbeda stasiun televisi pun bisa menampilkan artis, penyanyi, komedian yang hampir serupa. Orang-orangnya hanya seputar itu saja. Acaranya pun tampak sama dengan pemain yang sama.

Itu baru menyoal variety show yang memang sedang trend swat ini. Belum lagi acara bincang-bincang yang mirip-mirip. Malah yang cukup berkurang adalah sinetron yang meredup karena kalah dengan variety show yang hingar-bingar dan kontes menyanyi dan talenta yang formatnya lebih kurang sama denganakademi-akademian dan idol-idolan.

Kemudian acara-acara alternatif lainnya juga kalah pamor dengan program televisi yang terkait dengan salah satu dari tiga topik panas saat ini.

Meriahnya Piala Dunia

Liputan Piala Dunia secara langsung, diselingi dengan komentar penggemar sepak bola dan ditambahi bagi-bagi hadiah melalui telepon. Tak hanya orang-orang gila bola yang mengikutinya. Mereka yang biasanya tak menonton sepak bola pun ikut tertarik menyimaknya. Yang jelas tiap empat tahun sekali, semua stasiun televisi tak mau ketinggalan memeriahkan momen ini.

Serunya Pilihan Presiden

Terkait dengan akan diselenggarakannya pemilihan langsung presiden maka ada sekian banyak acara yang memberitakan perkembangan terbaru pilpres. Termasuk acara utama seperti debat capres dan cawapres yang disiarkan secara langsung. Pun ada juga program-program televisi yang sengaja didukung oleh mereka yang berkepentingan. Meski berusaha disamarkan sebaik mungkin toh tetap saja banyak orang tahu itu ‘acara pesanan khusus’ yang gunanya untuk meningkatkan citra dan menarik massa semata. Tak perlu khawatir karena acara-acara seperti ini hanya terjadi setiap rentang lima tahun sekali.

Sucinya Bulan Puasa

Setiap tahun sekali menurut hitungan bulan, berbagai acara televisi berubah tampilannya. Acaranya boleh sama tapi atmosfernya berubah menjadi lebih santun. Bila sebelumnya acara bincang-bincang menghadirkan penyanyi dangdut dengan gaun seksi yang timbulkan birahi, kini penyanyi yang sama mendadak memakai pakaian muslimah. Kemudian ada acara-acara yang mendatangkan ustadz dan dai terkenal atau kurang terkenal dengan berbagai siraman dakwah di sore hari dan di pagi buta. Acara seperti itu memang pas untuk pemirsanya meskipun terkesan menjadi komoditas bagi stasiun televisi untuk menjual iklan. Entah itu promosi produk anti-mag, makanan siap saji yang pas untuk berbuka atau beraneka produk suplemen kesehatan saat berpuasa. Padahal bagi saya pribadi, lebih bijak bagi yang berpuasa untuk beribadah ketimbang menonton acara-acara terkait bulan puasa. Bukankah bulan puasa adalah waktu yang tepat untuk refleksi dan menahan diri? Termasuk menjauhkan diri dari menonton televisi.

Alhasil begitulah program-program televisi di tanah air. Tampak sama dan memang isinya sama. Hanya ada satu dua acara yang berbeda dan biasanya memiliki ratingrendah yang berkorelasi dengan rendahnya belanja iklan dan tampil di jam-jam yang minim pemirsa.

Untuk Anda yang suka menonton televisi, ada baiknya untuk berpikir ulang tentang waktu yang digunakan untuk menatap layar kaca tersebut. Bila memang tak berguna, matikan saja televisi. Masih ada beragam kegiatan yang lebih meriah, lebih seru dan lebih suci saat layar televisi padam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s