Iklan Luar Ruang yang Makin Liar

Ya ampun! Hanya itu ekspresi yang muncul di benak saya tatkala melihat iklan luar ruang yang makin banyak menghiasi Kota Yogyakarta. Tak hanya makin banyak. Namun secara ukuran juga makin lebar. Lengkap dengan tiang besi yang kokoh berdiri di pinggir jalan. Bila malam hari, lampu sorot yang terang-benderang pun menyinari isi iklan luar ruang tersebut. Iklan makin jelas terlihat meski dari jarak jauh sekalipun.

Tak peduli saya dengan isi iklan atau siapa yang membeli ruang iklan tersebut. Permintaan pasar memang besar untuk beriklan yang disambut gembira oleh pengusaha iklan luar ruang. Ya, billboard yang betul-betul berukuran raksasa. Yang salah bukan yang sedang iklan. Tapi jelas bahwa pengelola iklan luar ruang dan pemerintah daerah yang harus betul-betul menimbang ulang regulasi dan keindahan tata-kota.

Iklan luar ruang memang memberikan pendapatan daerah yang besar. Setara dengan perkembangan ekonomi kota yang masih semi-tradisional ini. Namun seyogyanya sadar bahwa iklan-iklan itu seperti suara sumbang dan cemplang di tengah-tengah alunan harmoni antara modernitas dengan nilai-nilai budaya.

Coba saja ambil potret perempatan besar atau jalan utama di Yogyakarta. Sulit untuk mendapatkan wajah kota yang bopeng karena baliho iklan yang menyembul dan menjadi latar-belakang di mana-mana. Jijik saya dengan iklan-iklan yang berebut perhatian para pemakai jalan. Sungguh jijik!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s